Aniaya Nararapidana, Oknum Sipir Meringkuk di Tahanan

Kriminal  SENIN, 09 JULI 2018 , 17:27:00 WIB | LAPORAN: YOSEP INDRA PRAJA

Aniaya Nararapidana, Oknum Sipir Meringkuk di Tahanan

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Seorang oknum Sipir Lapas Merah Mata Joni Saputra (36) harus berurusan dengan pihak kepolisian akibat ulahnya yang telah menganiaya Bisan Azhari (44) narapidana di Lapas Merah Mata hingga meninggal dunia. Joni sendiri dibekuk Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel Sabtu (7/7) malam dikediamannya Jalan Sentosa, Lorong Sriraya 7, Kelurahan Plaju Ulu, Kecamatan Plaju.

Joni mengaku kejadian bermula pada Selasa 6 Februari 2018 sedang piket di Pos 2 Lapas MerahMata. Kemudian,datang Dodik salah satu Narapidana yang juga mendekam di Lapas Merah Mata, Dodik bercerita kepada Joni bahwa korban mempunyai hutang narkoba sebesar 6 juta. Mendengar cerita dari Dodik, Joni pun memanggil korban untuk diselesaikan hutang piutang tersebut. Dan sepakatlah hutang itu akan dibayar korban pada sore hari.

"Lalu istri dia (korban) SMS saya bahwa dia (korban) punya hutang sama saya, padahal dia tidak punya hutang sama saya. Dia (korban) sudah jual nama saya sama istrinya,"ujarnya.

Lantaran merasa  kesal lanjutnya, pada malam harinya korban dipanggil oleh pelaku keluar dari kamar tahanan lalu dipukul kepala dan muka korban berkali-kali dengan menggunakan besi pemukul lonceng. Tidak hanya itu pelaku juga menendang tubuh korban berulang kali.

"Waktu itu dia (korban) setelah saya pukuli masuk kedalam sel tahanan, baru sekitar dua minggu dia (korban) mengalami koma sempat dirawat di poliklinik Lapas dan dirujuk ke rumah sakit lalu meninggal dunia,"jelasnya.

Sementara itu,Kasubdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara Jaya didampingi Kanit IV Kompol Zainuri mengatakan setelah beberapa kali berpindah - pindah tempat dalam pelariannya, pelaku akhirnya ditangkap dirumah mertuanya dikawasan Plaju Sabtu (7/7) malam.

"Untuk motif dari pelaku menganiaya korban masih terus didalami apakah dendam pribadi atau persoalan hutang piutang narkoba,"ujarnya.

Korban meninggal dunia, lanjutnya akibat pukulan benda tumpul berupa besi yang biasa digunakan untuk memukul lonceng. Dan diperkuat dari hasil visum yang dari pihak rumah sakit bahwa korban meninggal dunia akibat benturan benda tumpul.

"Sempat dirawat selama dua minggu korban akhirnya meninggal dunia,"pungkasnya. [yip]



Komentar Pembaca
Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

RABU, 16 JANUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

RABU, 16 JANUARI 2019 , 15:00:00

KPK Mestinya Panggil Tjahjo

KPK Mestinya Panggil Tjahjo

SELASA, 15 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Budaya14 Januari 2019 09:31

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Kriminal16 Januari 2019 19:18

Pasca Juara,  Pesanan Gerga Pagaralam Meningkat
Debat Capres Mampu Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Angkutan Batubara..Peraturan Dishub Kangkangi Pergub Sumsel
Pakar Hukum: Kurang Greget, Copas Program Lama
Volume Transaksi RFB Melonjak 93 Persen

Volume Transaksi RFB Melonjak 93 Persen

Ekonomi18 Januari 2019 12:35

ISNU Siap Bersinergi Dengan Walikota

ISNU Siap Bersinergi Dengan Walikota

Sosial18 Januari 2019 12:20

HD :   Tidak Ada Sekat  Pembatas dengan Rakyat

HD : Tidak Ada Sekat Pembatas dengan Rakyat

PEMPROV SUMSEL18 Januari 2019 11:58

Alpian: Kami Tak Kejar Adipura

Alpian: Kami Tak Kejar Adipura

Politik18 Januari 2019 11:45