Imunisasi Massal Cegah Rubella, Pemkot Gerak Cepat

PEMKOT PALEMBANG  KAMIS, 05 JULI 2018 , 22:44:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Imunisasi Massal Cegah Rubella, Pemkot Gerak Cepat
RMOLSumsel. Sesuai instruksi Pemerintah Pusat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang mulai melakukan sosialisasi Imunisasi Measles Rubella (MR) tingkat kota Tahun 2018.

Kegiatan workshop yang dipusatkan di Hotel Horison Ultimate Palembang hari ini, Kamis (5/7/18), sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam mendorong pengendalian rubella hingga 2020.

Kepala Dinkes Kota Palembang, dr. Letizia menyampaikan, Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella/CSR pada tahun 2020.

Salah satu diantara upaya yang perlu dilakukan untuk mempercepat pencapaian tujuan tersebut adalah dengan melaksanakan kampanye (Imunisasi Massal) dan introduksi MR.

"Selain melakukan sosialisasi, kita akan melakukan imunisasi massal yang diberikan kepada seluruh sekolah," terangnya.

Letizia menerangkan, imunisasi MR mulai dilaksanakan pada Agustus mendatang. Dimana, untuk bulan Agustus imunisasi MR diberikan kepada anak usia sekolah 7 sampai dengan < 15 tahun dilaksanakan di seluruh sekolah (PAUD, SD, dan SMP).

Sementara, untuk bulan September Imunisasi MR diberikan untuk bayi usia 9 bulan s.d <7 tahun dilaksanakan di Posyandu, Puskesmas, dan sarana kesehatan lainnya.

"Imunisasi massal adalah salah satu upaya kita, dimana sebelumnya dilakukan dulu upaya kampanye," tandasnya.

Sementara narasumber workshop, dr Rahmat menyampaikan Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian.

"Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Kecacatan tersebut dikenal sebagai Sindroma Rubella Kongenital yang meliputi kelainan pada jantung dan mata, ketulian dan keterlambatan perkembangan," katanya.

Sampai saat ini, sambungnya, tidak ada pengobatan untuk penyakit campak dan rubella. Namun penyakit ini dapat dicegah. Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit campak dan rubella.

"Satu vaksin untuk mencegah dua penyakit sekaligus,” ujarnya.

Dia menambahkan, Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang ditularkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk dan bersin.

"Gejala penyakit campak adalah demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit (rash), disertai dengan batuk/pilek dan atau konjungtivitis akan sangat berbahaya apabila disertai dengan komplikasi pneumonia, diare, meningitis dan bahkan dapat menyebabkan kematian," ulasnya.[rik]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00