PPDB Sistem Zonasi, Orangtua Siswa di Prabumulih Kalang Kabut

Daerah  SELASA, 03 JULI 2018 , 21:44:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

PPDB Sistem Zonasi, Orangtua Siswa di Prabumulih Kalang Kabut
RMOLSumsel. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 14/2018 tentang Sistem Zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), menjadi polemik di Kota Prabumulih.  

Sejumlah masyarakat di kota ini mengaku kesulitan untuk mendaftarkan anak-anak masuk sekolah, lantaran terbentur masalah domisili.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih H Ahmad Palo mengaku, pihaknya sudah banyak mendapat laporan perihal tersebut. Adanya polemik tersebut tentunya harus ada pembenahan agar sistem zonasi dapat diterapkan dengan baik di Prabumulih.

"Saat ini sudah baik tapi perlu ada beberapa pembenahan berkaitan dengan domisili karena memang ini menjadi permasalahan. Sudah banyak laporan masuk ke DPRD dari wali siswa," ujar Palo, Selasa (3/7).

Menurut dia, para orangtua calon siswa kesulitan memasukkan anak-anak mereka ke salah satu sekolah yang berada di kawasan domisili, lantaran minimnya sekolah.

"Misalnya siswa A sudah masuk Rayon SMA 1,  tapi karena jauh lokasinya, mereka tidak boleh masuk ke SMA 1," ujarnya.

Oleh sebab itu, kata Palo, banyak orangtua harus membuat KK terpisah atau mencari alamat yang berdomisili di sekolah yang diinginkan.

"Inilah yang menurut kita perlu pembenahan antara zonasi dan domisili harus sama," terangnya. [ida]

Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00