Bacaleg Terlibat Korupsi, Narkoba, dan Pedofilia Tidak Bisa Mencalonkan Diri

Hukum  MINGGU, 01 JULI 2018 , 13:30:00 WIB | LAPORAN: HAFIZ AL - FANGKY

Bacaleg Terlibat Korupsi, Narkoba, dan Pedofilia Tidak Bisa Mencalonkan Diri
RMOLSumsel. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi memberlakukan aturan larangan pencalonan caleg dari mantan narapidana kasus korupsi.

Aturan itu sudah resmi diterapkan dalam pencalonan caleg pada Pemilu 2019 mendatang. Aturan itu sudah diumumkan di Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) KPU.

"Ya, jadi aturan itu akan berlaku juga hingga ke di tingkat Provinsi Kabupaten dan Kota. Artinya pada pelaksanaan pendaftaran bacaleg 2019 mendatang KPUD Muba tidak menerima  bacaleg yang terlibat kasus Korupsi sesuai aturan PKPU No 20 Tahun 2018," kata ketua KPUD Muba Firdaus Marvel's kepada Kantor Berita Politik RMOL Sumsel, Minggu (1/7).

Dikatakan Firdaus, perihal pendaftaran bakal Pencalonan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota, bacaleg bisa mendaftarakan diri mulai tanggal 4 juli 2018 mendatang.

"Selain korupsi, aturan larangan mantan narapidana kasus korupsi juga tetap masuk dalam PKPU Nomor 20 tahun 2018. Dalam aturan tersebut disebutkan larangan itu terdapat pada  pasal 7 ayat 1 huruf (h) yang berbunyi 'Bakal calon anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten kota harus memenuhi persyaratan bukan mantan terpidana, bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, atau korupsi," imbuhnya.[rik]

Komentar Pembaca
Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 23:33:00

Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00