Bawaslu 'Haramkan' Pemilih Bawa Handphone Kamera Dalam Bilik Suara

Politik  MINGGU, 24 JUNI 2018 , 18:56:00 WIB | LAPORAN: SUHARDI

Bawaslu 'Haramkan' Pemilih Bawa Handphone Kamera Dalam Bilik Suara
RMOLSumsel. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel mengingat kepada masyarakat pemilih yang akan menyalurkan hak suaranya pada 27 Juni untuk tidak membawa handphone kamera kedalam bilik suara. Bahkan Bawaslu Sumsel dengan tegas 'mengharamkan' bagi pemilih untuk tidak membawa handphone kamera.

"Yang penting pemilih tidak diperkenankan membawa handphone berkamera atau kamera kedalam bilik suara, 'haram' untuk dibawa. Jadi mohon kepada KPU, Panwaslu selamatkan ini," ujar Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi, saat apel akbar pengawasan pilkada se kota Palembang, di stadion Kamboja, Minggu.(24/6).

Menurut Junaidi, membawa handphone kamera aktif kedalam bilik suara bisa jadi bentuk transaksional pemilih dengan oknum cukong tim sukses yang meminta bukti.

"Proses pemilihan inikan bersifat rahasia, tak perlu diceritakan pada orang lain," imbuhnya.

Selain itu, Junaidi juga memerintahkan kepada seluruh petugas pengawas disemua tingkatan untuk datang lebih awal sebelum pelaksanaan pencoblosan untuk mempersiapkan segala sesuatu mengenai alat kelengkapan pemungutan suara.

Jika ada masalah ataupun kendala, dia meminta untuk segera diselesaikan di tempat dan dicatat dalam berita acara.

Lebih jauh, Junaidi menjelaskan seluruh masyarakat yang telah tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap dan Daftar Pemilih Tambahan untuk dapat diakomodir menyalurkan hak suaranya. Sementara bagi masyarakat yang tidak terdaftar, bisa mencoblos dengan menunjukkan KTP atau Surat Keterangan dan formulir C6.

Sementara itu Ketua Panwaslu Palembang, M Taufik mengatakan apel akbar pengawasan pemilu guna melihat kesiapan petugas pengawas dalam menghadapi hari pemungutan suara pemilihan walikota-wakil walikota Palembang 27 Juni nanti.

Terkait masa tenang kampanye, pihaknya telah berkoordinasi dengan semua pihak untuk menurukan atribut kampanye, alat peraga kampanye yang masih terpasang di Kota Palembang.

"Pada masa tenang ini kami imbau tim paslon untuk menurunkan atribut kampanye. Karena kami juga akan menurunkan atribut kampanye yang masih terpasang, termasuk di posko pemenangan paslon, hal ini merupakan hasil rakor dengan KPU Palembang," pungkasnya. [yip]

Komentar Pembaca
Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 21:00:00

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00