SBY Gunakan Trik Playing Victim, Sudah Tak Laku Lagi....

Politik  MINGGU, 24 JUNI 2018 , 11:57:00 WIB

SBY Gunakan Trik Playing Victim, Sudah Tak Laku Lagi....
 RMOSumsel. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menuding bahwa ada anggota Badan Intelijen Negara (BIN), Polri, dan TNI tidak netral dalam pilkada. Tudingan ini merupakan trik palying victim (menyempatkan diri sebagai pihak terzolimi)

Demikian dikemukakan Ketua DPP Bidang Kehormatan PDI Perjuangan Komarudin Watubun menilai SBY kembali menggunakan trik playing victim.

SBY menyampaikan tudingan itu dalam konferensi pers usai kampanye pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Bogor, Sabtu (23/6).

Dalam kesempatan itu, SBY juga mengaku siap ditangkap terkait pernyataannya. Saat itu SBY juga mengungkit kekalahan putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pada Pilkada DKI 2017.

Menanggapi hal itu, Komarudin menilai era politik melodramatik ala SBY sudah berakhir. Politisi yang karib disapa Bung Komar itu menilai cara melodramatik ala SBY sudah ketinggalan zaman.

Menurut Komarudin, rakyat Indonesia sudah mengetahui politik agar dikasihani” model SBY tersebut.

"Publik sudah tahu bahwa Pak SBY lebih dihantui oleh cara berpikirnya sendiri atas dasar apa yang dilakukan selama jadi presiden”, ujar Komarudin seperti diberitakan JPNN, Minggu (24/6).

Politikus yang dikenal jujur itu juga mengungkit kebijakan SBY yang membujuk komisioner KPU dengan iming-iming tertentu sehingga banyak yang dijadikan pengurus teras pada Pilpres 2009 lalu.

Siapa yang di belakang tim alfa, bravo dan delta yang dibentuk SBY? Warga sipilkah? Mengapa Antasari (mantan ketua KPK) dipenjara hanya karena mau mengusut IT pemilu? Siapa yang menggunakan dana APBN melalui bansos untuk keperluan pemilu? Siapa yang memanipulasi DPT tahun 2009?” tegas Komaruddin.

Karena itu, dirinya berharap SBY tidak menyamakan diri dengan Presiden Joko Widodo. Menurut Komarudin, SBY lebih baik menyatakan siap buka-bukaan untuk Pilpres 2004 dan 2009 daripada menyalahkan Jokowi dan aparatur negara.

Kalau kami menggunakan alat negara, kami sudah menang mutlak di pilkada sebelumnya. Kami taat pada aturan main dan kami percaya rakyatlah yang menjadi penentu”, ujar putra Papua itu. [ida]

Komentar Pembaca
PKS: Prabowo-Anies Hanya Sebatas Wacana

PKS: Prabowo-Anies Hanya Sebatas Wacana

JUM'AT, 13 JULI 2018 , 17:00:00

Wagub DKI: Anak SMAN 68 Hebat!

Wagub DKI: Anak SMAN 68 Hebat!

JUM'AT, 13 JULI 2018 , 15:00:00

Viral! Kantor Polisi Bersama RI-China

Viral! Kantor Polisi Bersama RI-China

JUM'AT, 13 JULI 2018 , 13:00:00

Pantau Jembatan Endikat

Pantau Jembatan Endikat

SABTU, 19 MEI 2018 , 13:33:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 23:33:00