Aman Abdurrahman Divonis Mati, Suasana Tegang

Politik  JUM'AT, 22 JUNI 2018 , 15:45:00 WIB

Aman Abdurrahman Divonis Mati, Suasana Tegang

Aman Abdurrahman/NET

RMOLSumsel. Ada kejadian aneh saat pembacaan putusan terdakwa bom Thamrin, Aman Abdurrahman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (22/6).

Saat membacakan vonis terhadap Jamaah Ansharut Daullah itu, Ketua Majelis Hakim, Ahmad Zaini tidak fokus.

Dia terbata-bata dan mengulang bacaan vonis yang memutuskan Aman dihukum mati.

"Dengarkan yah terdakwa,” ucap Zaini saat akan membacakan putusan di ruang sidang utama, seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.

"Menyatakan Oman Rochman alias Abu Sulaiman bin Ade Sudarma alias Aman Abdurahman telah terbukti secara sah melalukan tindak pidana, dan menjatuhkan hukuman,” kata Zaini yang terpotong.

Usai melanjutkan pembacaan vonis hukuman mati terhadap pimpinan Jamaah Ansharut Daullah itu, ruang sidang Prof Oemar Seno Adji ini langsung mencekam.

Sejumlah personel Kepolisian lengkap yang mengawal jalannya persidangan langsung membuat formasi pagar betis.

"Petugas keamanan, silahkan duduk, silahkan menepi, coba menepi, tidak apa-apa, buka saja,” imbau Zaini kepada personel kepolisian.

Tak ayal, tindakan Kepolisian yang sigap itu membuat pengunjung sidang dan awak media kesal karena tidak bisa melihat terdakwa Aman Abdurrahman yang tengah duduk santai di kursi pesakitan. [sri]

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00