Bangsheng Hu: One Belt One Road Dibangun di Atas Prinsip Saling Menghormati

Teguh Santosa  RABU, 20 JUNI 2018 , 10:43:00 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Bangsheng Hu: One Belt One Road Dibangun di Atas Prinsip Saling Menghormati
RMOLSumsel. Belt and Road Initiative (BRI) yang juga kerap disebut sebagai One Belt One Road (OBOR) hanya bisa membuahkan hasil apabila prinsip saling menghormati dijunjung tinggi.

Harus disadari, bahwa negara-negara yang mengikatkan diri dalam berbagai kesepakatan kerjasama dalam kerangka OBOR memiliki begitu banyak perbedaan.

"Perbedaan-perbedaan ini adalah fakta yang tidak bisa dan tidak boleh diabaikan. Negara-negara yang bekerjasama dalam OBOR memiliki perbedaan dalam sistem politik, budaya dan agama. Menghormati perbedaan-perbedaan itu adalah prinsip paling dasar untuk keberhasilan BRI," ujar Deputi Presiden Radio Internasional China, Bangsheng Hu, yang menjadi salah seorang pembicara dalam Konferensi Forum Wartawan Belt and Road di Universitas Komunikasi China, Rabu (20/6).

Hal lain yang perlu diperhatikan, katanya, adalah kerjasama media. Dia menambahkan, meningkatkan kerjasama media adalah tantangan terbesar.

"Media sosial di sisi lain memainkan peranan yang semakin signifikan. Kita menyadari bahwa setiap negara memiliki perkembangan media yang berbeda-beda pula," kata Bangsheng Hu lagi.

Konferensi Forum Wartawan Belt and Road 2018 dibuka Menteri Komunikasi RRC, Jianguo Jiang, dan dihadiri lebih dari 100 wartawan dari 52 negara. Delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terdiri dari Ketua bidang Luar Negeri PWI, Teguh Santosa; Ketua PWI Jawa Barat, Mirza Zulhadi Nachli; Ketua PWI Kalimantan Barat, Gusti Yusri Ismail; dan Penasehat PWI Kalbar, Hendry Jurnawan.

Dalam sambutannya, Menteri Jianguo Jiang berharap Forum Wartawan Belt and Road dapat berperan aktif membantu tercapainya target-target BRI.

Sementara Presiden All China Journalists Association (ACJA), Yannong Zhang, mengatakan, Konferensi ini dimaksudkan agar terjadi dialog yang sehat antara masyarakat pers di RRC dengan masyarakat pers negara-negara lain dalam konteks BRI.

Sambil mengutip Presiden RRC Xi Jinping, Yannong Zhang mengatakan bahwa BRI adalah jalan perdamaian untuk membangun peradaban yang lebih maju. [rmol]

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00