Libur Lebaran, Palembang Krisis Taksi-Ojek Online

Ekonomi  SENIN, 18 JUNI 2018 , 08:12:00 WIB | LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

RMOLSumsel. Momen Liburan Lebaran di Kota Palembang membuat sebagian warga terpaksa mengerem keinginan untuk bepergian pada waktu-waktu tertentu. Sebab mulai Kamis (14/6) hingga Minggu (17/6) minim sekali taksi maupun ojek online yang operasi.

"Dari Kamis malam, boleh dikatakan hampir tidak ada Go-Jek operasi. Tapi untunglah, Go-Car beroperasi," kata Tiara (26) beberapa saat lalu, Senin (18/6).

Menurutnya ojek online Grab masih beroperasi, tapi tidak mampu memenuhi permintaan konsumen sebegitu besar di Kota Palembang.

Hal senada diungkapkan Budi (43). Menurut dia, keterlaluan juga apa yang dilakukan oleh para operator taksi dan ojek online. Mestinya manajemen memberikan insentif menarik agar para driver mau beroperasi di Hari Raya Idul Fitri.

"Kita yang di hari-hari biasa sudah sangat terbiasa dimanja oleh ojek maupun taksi online, jadi kelimpungan ketika mendadak di Hari Raya Idul Fitri, jasa tersebut tidak tersedia," keluhnya.

Bambang, driver taksi online, mengatakan bahwa dirinya memanfaatkan moment liburan Lebaran dengan beroperasi penuh.

"Alhamdulillah, sejak Kamis hingga Minggu, rezeki mengalir. Bisa dikatakan panen lah. Sebab begitu saya selesaikan satu order, langsung masuk order baru. Tarif naik cukup tinggi juga," katanya.

Dikemukakan Diana (22), dirinya selama 4 hari ini tidak pernah sukses memesan Go-Jek. Ordernya tidak pernah sukses. Selama berpuluh-puluh memenit order, tidak kunung dapat. Kalaupun dapat, lokasinya sangat jauh sehingga si driver minta dibatalkan.

"Kalau terlalu jauh, kita kasihan juga driver harus jemput. Jadi saya batalkan. Grab masih operasi, tapi tentu jumlahnya tidak mencukupi. Jadi terpaksa menununggu lama juga," kata mahasiswi ini.

Nana (48) mengaku, ia takut bepergian di malam hari. Sebab selama musim Lebaran ini, tidak ada kepastian ia akan mendapatkan ojek atau taksi online.  Ia takut telantar di jalanan sehingga memilih tidak keluar rumah setelah pukul 17.00-an.

"Daripada terlunta-lunta di jalanan, lebih baik saya tidak beraktivitas di luar rumah setelah petang hari," kata ibu 2 putri ini. [ida]



Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00