Bentrok Massa Pendukung Pilkada Empat Lawang, Kapolda Dan Pangdam Bersatu

PEMPROV SUMSEL  RABU, 13 JUNI 2018 , 22:34:00 WIB

Bentrok Massa Pendukung Pilkada Empat Lawang, Kapolda Dan Pangdam Bersatu

Foto/RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Bentrok antar massa pendukung pasangan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Empat Lawang sekira pukul 16.00 Wib, Selasa (12/6) jadi perhatian Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.

Kapolda Sumsel mengatakan, pihaknya akan menyelidiki dugaan adanya penyelenggara pemilu di Kabupaten Empat Lawang yang bertindak tidak netral dengan memihak salah satu calon.

Saya perintahkan kepada Direktur Intel dan Keamanan serta dan Asintel Kodam untuk memonitor penyelenggara pemilu yang memihak salah satu calon. Akan kami proses," tegas Kapolda.

Zulkarnain menjelaskan, dugaan keberpihakan penyelenggara pemilu ini ditengarai menjadi pemicu terjadinya bentrok antarmassa pendukung calon nomor urut 1, H David Hardiyanto-H Eduar Kohar dan timses nomor urut 2, Joncik Muhammad-Yulius, yang menyebabkan tewasnya satu orang serta tiga lainnya kritis.

Kapolda menegaskan kepada pelaku penembakan untuk menyerahkan diri. "Terhadap pelaku penembakan, saya perintahkan kepada Kasat Reskrim untuk menjemput dan menangkap pelaku tersebut. Saya beri waktu satu hari satu malam agar segera menyerahkan diri kepada polres Empat Lawang. Kalau tidak, kami akan melakukan tindakan tegas,” ujar Kapolda.

Zulkarnain berharap massa pendukung dari dua paslon saling menahan diri dan tidak menciptakan suasana panas di Empatlawang. Sehingga masyarakat bisa merasa aman ketika pencoblosan.

Kami mengucapkan bela sungkawa terhadap korban meninggal dari kejadian tersebut,” jelas Zulkarnain.

Sementara itu, Pangdam II Sriwijaya Mayjen AM Putranto menambahkan, TNI sangat mendukung Polri dalam menciptakan suasana yang kondusif selama Pilkada.

Kami mendukung Polda Sumsel untuk menegakkan hukum terkait kejadian tersebut, kami akan mendukung sepenuhnya kepada Polri untuk menciptakan keamanan. Jangan pernah berpikir untuk berbuat hal hal yang anarkis, karena negara kita ini bukan negara bar-bar,” tegas Pangdam.[rel/rik]

Komentar Pembaca
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 12:00:00

Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00