Pemeras Pemudik Ini Lebaran Dipenjara

Kriminal  SELASA, 12 JUNI 2018 , 19:13:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Pemeras Pemudik Ini Lebaran Dipenjara

RMOLSumsel

RMOLSumsel. Rizki Okta Piansa (20) harus melewati Idul Fitri 1439 H di balik jeruji besi. Ini karena pemuda asal Desa Gunung Liwat Kecamatan Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) itu ditangkap oleh anggota Polsek Pengandonan setelah melakukan pemerasan terhadap Pemudik.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari didampingi Waka Polres OKU Kompol Nurhadiansyah, Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andrian dan Kapolsek Pengandonan AKP Edy S mengatakan, pelaku ditangkap usai dilaporkan oleh Korban yakni Taufik Hidayat warga Cirebon yang hendak mudik ke Padang.

Pelaku ini beraksi bersama empat orang temannya yang saat ini masih DPO," kata Kapolres, Selasa siang (12/6).

Disebutkan Kapolres, Kronologi kejadian, korban Taufik dari Cirebon hendak mudik ke Padang. Saat melintas di TKP Desa Gunung Meraksa mobil yang dikendarai korban mengalami kendala (mogok,red) , kemudian datang pelaku dan kempat temannya menawarkan jasa penjagaan dan perbaikan mobil korban yang rusak.

Pelaku lanjut kapolres meminta uang jasa penjagaan kepada korban, dan disepakati sebesar Rp1 juta rupiah, tak hanya sampai disitu pelaku dan temannya juga meminjam HP korban dengan alasan untuk meminta bantuan kepada temannya untuk memperbaiki mobil, namun bukannya bantuan yang didapat kelima pelaku malah kabur.

Modusnya pelaku dan temannya ini menawarkan jasa penjagaan mobil korban yang rusak," sebut Kapolres.

Mendapat laporan dari korban, Polsek pengandonan langusng bergerak. "Pelaku berhasil diamankan di dekat rumahnya saat sedang mengendarai sepeda motor,” katanya.

Adapun barang bukti yang diamankan, lanjut Kapolres yakni berupa uang sebesar Rp230 ribu rupiah, 1 unit HP milik korban serta satu unit motor yang digunakan pelaku. Pelaku dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan," tukasnya.

Sementara itu pelaku Rizki yang diinterogasi Kapolres, mengatakan bahwa ia baru sekali melakukan hal tersebut, itu pun menurutnya diajak oleh temannya.

"Baru sekali inilah buk, kalo tebukti pernah melakukan selain yang ini aku siap ditahan seumur hidup," kata Pelaku.

Disebutkan pelaku, dari hasil memeras korban, ia dan kempat temannya mendapat uang 1 juta rupiah dan 1 unit hp. Diungkapkannya uang satu juta tersebut dibagi untuk tiga orang, sementara dua orang temannya lagi akan mendapat bagian setelah berhasil menjual HP milik korban.

Aku cuma dapat bagian 300 ribu, 70 ribunyo lah aku belanjokan," tukasnya. [rhd]

Komentar Pembaca
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 12:00:00

Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00