5 Jam Diautopsi, Diketahui Ini Penyebab Kematian Linda Wati

Kriminal  SELASA, 12 JUNI 2018 , 05:28:00 WIB

5 Jam Diautopsi, Diketahui Ini Penyebab Kematian Linda Wati
RMOLSumsel. Masyarakat tak habis pikir. Kok bisa-bisanya Riyad menghabisi Linda Wati, lantas mayatnya dilipat di dalam kotak plastik dan ditaruh di Mushala Al Musyarafah, Desa Pemakuan Laut di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Hasil autopsi yang dilakukan tim forensik RSUD Ulin Banjarmasin, yang didampingi Tim Biddokkes Polda Kalsel, Polres Banjar dan Polsek Sungai Tabuk, diketahui penyebab kematian korban Linda Wati.

Proses autopsi hingga lima jam itu menghasilkan kesimpulan bahwa korban dihabisi dengan cara dijerat di leher menggunakan tali dan terdapat luka di bawah kulit kepala bawah rambut bagian belakang .

Sebab kematian diduga adanya Trauma lecet dan tekanan di leher sehingga terjadi sumbatan oksigen dan menimbulkan tanda dan tidak mendapatkan aliran oksigen di organ utama,” terang Kabid Dokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwinn Zainul Hakim didampingi Paur Doksik Ipda Supriadi seperti diberitakan JPNN, Selasa (12/6)

Sebelumnya, warga Desa Pemakuan Laut di Sungai Tabuk heboh, Minggu (10/6). Mereka mendapati mayat dalamkotak plastis di Musala Al Musyarafah.

Musala Al Musyarafah sendiri terletak di tepi jalan Gubernur Syarkawi atau Jalan Tembus Km 17. M Said, salah seorang saksi mata mengatakan, dia sempat melihat kedatangan seorang pria dengan sepeda motor Yamaha Jupiter butut yang membawa kotak itu di belakang jok motor. Saat itu, Said bersama beberapa rekannya bersantai di teras musala setelah tadarusan berjemaah.

Said dan jemaah sendiri bahkan membantu pengendara tersebut menurunkan kotak itu dari motornya. Ia bersama dua rekannya mengangkat boks itu ke teras musala bersama pelaku yang mengenakan helm tertutup.

Pelaku cukup ramah. Dia mohon menumpang meletakan boks tersebut di mushala sebentar karena mau kembali ke rumah mengambil telepon genggam. Setelah dibuka usai Salat Subuh ternyata isinya mayat dengan kondisi mengerikan: diikat dan dilipat.

Belakangan pelaku diketahui bernama Riyad. Dia ditangkap di sebuah rumah sewaan remang nan tersembunyi di kawasan Sultan Adam, Banjarmasin, tak sampai 24 jam sejak penemuan mayat.

Kepada petugas, Riyad mengatakan Linda adalah istrinya. Malam itu, dia meminta Linda untuk memijitnya. Namun Linda menolak. Mereka kemudian bertengkar. Karena sudah gelap mata, Riyad mengambil tali rafia dan kemudian tiba-tiba menjerat leher istrinya dari belakang.

Tanpa memedulikan istrinya yang megap-megap, dia terus menekan tarikannya hingga akhirnya Linda tewas. "Saya melihat dia seperti hantu," ucap Riyad. [ida]

Komentar Pembaca
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 12:00:00

Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00