Mau Ampuni Ali, Trump Jadi Pahlawan Kesiangan

Investigasi  SABTU, 09 JUNI 2018 , 12:18:00 WIB | LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

Mau Ampuni Ali, Trump Jadi Pahlawan Kesiangan
RMOLSumsel. Sungguh! Inilah sosok pahlawan kesiangan  versi Amerika Serikat (AS). Kemarin, Presiden Donald Trump mengumumkan dirinya sedang menimbang-nimbang untuk memberi pengampunan bagi almarhum Muhammad Ali, juara tinju kelas berat dunia yang meninggal pada  2016.

Niat sih baik, akan tetapi lucu. Sebab hukuman yang dijatuhkan pada Ali karena ia menolak masuk wajib militer itu telah dicabut oleh Mahkamah Agung tahun 1971.

Dikutip dari Kantor Berita VoA Indonesia hari ini, Sabtu (9/6), Trump mengatakan pada wartawan bahwa Ali termasuk dalam daftar 3,000 orang yang sedang dipertimbangkannya untuk diberi pengampunan, karena katanya mereka telah diperlakukan dengan tidak adil.”

Pengacara Muhammad Ali, Ron Tweel,  mengatakan bahwa pengampunan itu tidak perlu. Karena Mahkamah Agung telah membatalkan hukuman bagi Ali dengan suara bulat tahun 1971.

Ali, yang mengganti namanya dari Cassius Clay ketika ia masuk Islam tahun 1964 mengatakan, penolakannya untuk masuk tentara tahun 1966 dibuat berdasarkan keyakinan agama, dan penentangannya pada keterlibatan Amerika dalam Perang Vietnam.

Ali ditangkap dan dinyatakan bersalah oleh pengadilan federal tahun 1967 karena melanggar peraturan wajib militer. Gelar-gelar kejuaraan tinjunya dicabut dan ia diwajibkan membayar denda 10,000 dollar. Ali menghadapi hukuman penjara lima tahun, tapi tidak ditahan sambil menunggu hasil permohonan bandingnya.

Selama empat tahun berikutnya ia tidak bisa ikut bertanding dalam dunia tinju, dan Ali menjadi aktivis sosial, berbicara menentang perang Vietnam dan mendukung persamaan hak.

Tahun 1971 mahkamah Agung membatalkan putusan pengadilan dan menerima argumen Ali bahwa ia harus dibebaskan dari wajib militer atas alasan keagamaan.

Pada tahun 1977, di hari pertama bertugas sebagai presiden, Jimmy Carter mengeluarkan perintah pengampunan umum bagi ratusan ribu warga Amerika yang tidak mau ikut perang. Kalau sekiranya Mahkamah Agung belum membatalkan hukuman Ali tahun 1971, Muhammad Ali pastilah akan termasuk diantara orang-orang yang diampuni oleh Presiden Carter. [ida]
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00