Pesan Keadilan dan Kekuasaan Imam Ali

OPINI  RABU, 06 JUNI 2018 , 06:29:00 WIB

Pesan Keadilan dan Kekuasaan Imam Ali
SEBAGAIMANA diriwayatkan Sheikh Sulaiman Al Hanafi (Bermadzhab Hanafi) dalam kitabnya Yanabi´ul Mawaddah Li Dzawil Qurba Juz 4 hal 369, Rasulullah Saw bersabda, "Wahai Ali, Aku dan Engkau adalah ayah dari ummat ini."


Ketika Rasulullah Saw wafat, umat masih punya Imam Ali sa. Tapi ketika Imam Ali sa tutup usia, umat menjadi yatim. Sama seperti anak-anak yatim yang membawa susu di depan rumah Imam Ali sa, 14 abad lalu.

Anak-anak yatim itu mendengar dari tabib bahwa susu bisa sembuhkan racun pedang yang terkena pada tubuh Imam Ali sa.  Mereka tak henti berharap pada kesembuhan Imam Ali sa sambil menenteng kantong-kantong susu.

Tepat pada tanggal 21 Ramadhan 14 abad lalu, sahabat terkemuka yang juga sekaligus khalifah keempat dan menantu Nabi Saw hembuskan nafas terakhirnya setelah tiga hari rasakan rasa sakit dari pukulan pedang beracun.

Menurut riwayat disebutkan, Imam Ali saat sujud sholat subuh dipukul pedang beracun oleh Abdurrahman bin Muljam pada tanggal 19 Ramadhan 14 Abad lalu.

Saat terkena pukulan, Imam Ali sa berteriak, ”Fuztu bi Robbil Ka´bah.” Artinya, "Demi Pemilik Ka´bah, aku telah menang."

Menurut Imam Ali, kemenangan adalah menghembuskan nafas terakhir di jalan melayani umat yang saat itu menjabat sebagai khalifah keempat.

Inna lillah wa inna ilaihi. Kami ucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas gugur syahidnya Imam Ali sa kepada ummat Islam sedunia dan manusia merdeka sepanjang masa.

Semoga kita bisa meneruskan apa yang dicita-citakan Imam Ali sa yang juga cita-cita Rasulullah Saw, yaitu keadilan di muka bumi ini.
 
Menurut Imam Ali yang dikutip Muhammad Ridho Hakimi dalam kitabnya Al Hayat jilid 2 hal 413, menegakkan keadilan di tengah masyarakat berdasarkan penjelasan Al Quran dan tujuan risalah kenabian hanya bisa terealisasi melalui kekuasaan dan pemerintah.

Selamat menegakkan keadilan dan mewujudkan pemerintah yang adil dan makmur sebagaimana harapan para nabi dan sahabat-sahabat mulia Nabi Saw. [rmol]

Alireza Alatas
Pembela ulama dan NKRI, sekaligus aktivis Silaturahmi Anak Bangsa Nusantara (Silabna) 


Komentar Pembaca
LBH-YLBHI: Penggerak Juang dan Promotor Politik Etik
Dampak Hukum People Power

Dampak Hukum People Power

JUM'AT, 24 MEI 2019

Anjing Power

Anjing Power

SENIN, 20 MEI 2019

Demonstrasi Bagian dari Demokrasi, Stop Stigma Negatif pada People Power
Pemilu Australia

Pemilu Australia

MINGGU, 19 MEI 2019

Prabowo Naik Kuda Apa Keledai?

Prabowo Naik Kuda Apa Keledai?

JUM'AT, 17 MEI 2019

'Lautan' Manusia di Pinggir Sungai Musi Saat Kampanye Prabowo
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00