Kemenkes Anugerahkan Sumsel Penghargaan Pastika Parahita

PEMPROV SUMSEL  JUM'AT, 01 JUNI 2018 , 03:29:00 WIB

Kemenkes Anugerahkan Sumsel Penghargaan Pastika Parahita

Foto/RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Daftar koleksi penghargaan yang berhasil diraih Provinsi Sumsel kembali bertambah. Terbaru, Sumsel kembali mendapatkan penghargaan Pastika Parahita dalam peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) Kamis (31/5) di Aula Siwabessy Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Penghargaan ini diperoleh Sumsel sebagai provinsi yang memiliki peraturan daerah kawasan tanpa asap rokok (KTR) dengan implementasi KTR terbaik dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penghargaan diberikan secara langsung oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Anung Sugihantono kepada Gubernur Sumsel dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nurainy, di gedung Kemenkes RI.

Dengan diraihnya penghargaan Pastika Parahita ini, kian mengukuhkan Sumsel sebagai tuan rumah pelaksanaan Asian Games 2018. Hal ini diungkapkan Gubernur Alex Noerdin melalui Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nurainy.

"Salah satu persyaratan Asian Games adalah tempat pelaksanaannya yang bebas dari asap rokok, penyakit HIV/Aids.  Penghargaan ini merupakan dukungan terhadap pelaksanaan Asian Games. Juga yang tidak kalah penting adalah pemprov Sumsel berhasil mengimplementasikan Perda KTR" jelasnya.

Lebih jauh Lesty menjelaskan bahwa Pemerintah provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kesehatan Provinsi terus mempromosikan bahaya merokok terhadap kesehatan masyarakat. Sampai saat ini, ada 11 kabupaten/kota di Sumsel telah memiliki Perda KTR dan 6 kabupaten/kota lainnya memiliki Peraturan.

Oleh karena itu untuk keberhasilan penerapan peraturan daerah tentang kawasan tanpa rokok sangatlah penting mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, sehingga ke depan diharapkan masyarakat Sumsel dapat hidup lebih sehat tanpa asap rokok.

Tak lupa, KadinKes Sumsel Lesty Nurainy mengajak seluruh masyarakat Sumsel untuk hidup CERDIK (cek kesehatan dengan rutin, enyahkan asap rokok, rajin olahraga, diet dengan seimbang, istirahat cukup, kelola stres dengan baik).

"Ayo, kita mulai hidup CERDIK dan sehat, tentu harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Jadikan keluarga kita keluarga sehat, mendukung Sumsel sehat, Indonesia Sehat, agar ke depan lebih produktif, serta dengan penuh kesadaran mengimplementasikan Perda KTR secara bersama-sama," jelasnya.

Selain Sumsel, kabupaten/Kota lainnya di Sumsel yang juga memperoleh penghargaan adalah Kabupaten Pali dan kota Lubuk Linggau. Kabupaten Pali berhasil meraih penghargaan Paramesti sebagai daerah yang telah memiliki kebijakan tentang KTR. Sementara, kota Lubuk Linggau memperoleh penghargaan Pastika Parama, sebagai daerah yang memiliki peraturan daerah dan telah mengimplentasikan kebijakan KTR tersebut ke seluruh wilayahnya.

"Dalam kurun waktu satu tahun ini, telah diterapkan inovasi tentang KTR, yang sementara ini memang baru terlaksana di satu kelurahan yaitu kelurahan Cereme Taba. Di kelurahan ini, bagi warganya yang kedapatan dan terdokumentasikan sedang merokok, maka dikenakan denda berupa 1 kg beras," ujar Kadinkes Lubuklinggau, Idris.[rel/rik]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00