Mudik Lebaran Periksa Fisik dan Kendaraan Serta Ancaman Gunung Meletus

Ragam  SABTU, 26 MEI 2018 , 11:37:00 WIB

Mudik Lebaran Periksa Fisik dan Kendaraan Serta Ancaman Gunung Meletus

Ilustrasi/Net

RMOLSumsel. Ada banyak gunung yang aktif erupsi belakangan ini.

Membuat pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan semua pihak mewaspadai ancaman bencana geologi pada periode mudik nanti.

Kepala Bidang Mitigasi Pergerakan Tanah PVMBG Badan Geologi Agus Budianto menyatakan, salah satu bencana yang bisa mengganggu kelancaran arus mudik adalah aktivitas gunung berapi.

Tercatat, ada 19 gunung berapi di seluruh Indonesia yang saat ini cukup aktif dan dengan status level II (waspada). Termasuk Gunung Merapi yang baru-baru ini menggeliat.

Selain 19 yang berstatus waspada, ada satu gunung yang berstatus siaga (level III), yaitu Gunung Agung di Bali. Plus satu berstatus awas (level IV), yaitu Gunung Sinabung di Sumatera Utara.

Agus mengatakan, kalaupun letusan tidak berdampak langsung pada jalur-jalur mudik, erupsi gunung api akan benar-benar mengganggu arus mudik.

"Jika hujan abu lebat pasti mengganggu. Ketika hujan pun, jalanan jadi licin sesudah hujan abu," kata Agus di Jakarta kemarin (25/5).

Bencana geologi lainnya yang perlu diwaspadai saat mudik adalah tanah longsor.

Ancaman longsor hampir merata di seluruh jalur mudik di Jawa. Utamanya yang melintas di daerah-daerah perbukitan.

"Misalnya kawasan puncak, terus ke selatan masuk ke Tasikmalaya, Banjarnegara, hingga Wonosobo," urai Agus.

Ketika curah hujan tinggi, ada juga risiko licinnya jalan di sekitar tebing-tebing dan perbukitan.

Selain longsor di jalur-jalur selatan, pemudik yang lewat di jalur pantai utara (pantura) wajib mewaspadai banjir.

Baik itu yang berasal dari curah hujan maupun yang berasal dari laut. Mengingat beberapa wilayah terserang abrasi pantai.

Agus menambahkan, PVMBG telah menyiagakan petugas piket di tiap-tiap posko PVMBG.

Selain itu, masyarakat (khususnya pemudik) bisa mengakses aplikasi resmi PVMBG Magma Indonesia yang bisa di-download langsung.

Aplikasi tersebut memuat peta lengkap titik-titik rawan longsor, banjir, maupun bencana geologi lainnya. Informasi yang termuat juga bisa diakses stakeholder yang membutuhkan.

"Dalam bencana, informasi itu posisinya sangat penting," pungkasnya.[rik] 

Komentar Pembaca
Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

KAMIS, 17 JANUARI 2019 , 13:00:00

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

RABU, 16 JANUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

RABU, 16 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Budaya14 Januari 2019 09:31

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Kriminal16 Januari 2019 19:18

Debat Capres Mampu Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Pasca Juara,  Pesanan Gerga Pagaralam Meningkat

Politik15 Januari 2019 18:12

Ketidakcocokan Janji Dan Realita, Buat Beban Jokowi
Jelang Debat, Jokowi Tidak Melakukan Persiapan
Dibebaskan, Jokowi Ingin Rawat Abu Bakar Ba'asyir
DEBAT KAKU

DEBAT KAKU

OPINI19 Januari 2019 12:20

Ma'ruf Amin Tak Mau Kalah Di Kampung Halaman