RD: Sulit Tebak Kekuatan PSIS

Olahraga  SENIN, 21 MEI 2018 , 16:45:00 WIB | LAPORAN: YOSEP INDRA PRAJA

RMOLSumsel. Sriwijaya FC kembali besiap melakoni pekan kesepuluh kompetisi Gojek Liga 1 Selasa (22/5) di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang. Setelah menuai hasil minor di laga tandang konra PSMS Medan beberapa waktu lalu, kini skuad berjuluk Laskar Wong Kito itu kedatangan PSIS Semarang lawan yang juga haus kemenangan. Seperti diketahui klub berjuluk mahesa jenar itu sedang dalam kondisi terpuruk pasca kekalahan yang didapat dilaga sebelumnya.

Pelatih SFC Rahmad Darmawan mengatakan pihaknya tak bisa menebak permainan PSIS Semarang dipertandingan nanti, meskipun dinilai tuan rumah diunggulkan namun sang pelatih sangat mewaspadai kejutan yang akan dihadapi Teja Pakualam dan kolega di laga nanti.

"Bagi saya tim sekelas PSIS Semarang ini merupakan tim yang sulit untuk ditebak. Jadi bagaiamanapun kita harus tetap waspada dengan kejutan yang bakal terjadi di laga nanti," katanya.

Ditinjau dari segi peringkat di papan klasemen sementara, SFC memang jauh mengungguli perolehan poin dari PSIS yang saat ini berada di zona merah. Namun pelatih yang akrab disapa RD itu tidak menilai hal itu sebagai keuntungan anak asuhnya di pertandingan nanti. Justru dirinya sangat mewaspadai motivasi lawan yang ingin bangkit dari kertepurukan.

"Biasanya menghadapi lawan yang sedang terluka itu lebih sulit karena mereka sangat termotivasi sekali ingin bangkit. Tentu tidak ada pelatih yang menginginkan  kalah begitu juga lawan punya motivasi berlebih yang harus kita waspadai," jelasnya.

Beruntung bagi pelatih asal Metro, Lampung itu di pertandingan nanti skuadnya bakal tampil dengan kekuatan penuh. Kembalinya Mohammadou N'Diaye pasca akumulasi menambah kokohnya benteng pertahanan SFC di laga nanti. Kendati demikian sang pelatih cukup khawatir dengan efektifitas serangan tim yang dinilai banyak membuang peluang.

"Sebenarnya dipertandingan lalu kita tampil cukup baik dan mampu mengimbangi permainan namun kurangnya efektifitas dalam meanfaatkan peluang membuat sulit mendapatkan poin. Padahal kita unggul dari segi peluang namun tidak bisa dikonversi menjadi gol. Hal ini yang menjadi evaluasi kita," tegasnya.

Sementara itu pelatih PSIS Semarang Victor Alberto Arness mengatakan anak asuhnya sudah mengalami dua kali kekalahan secara beruntun. Hal itu menurutnya sangat mempengaruhi psikologis pemain, untuk itu dalam laga nanti dia meminta tim bermain dengan totalitas untuk mendapatkan poin.

"Faktor kami lebih pada kondisi psikologis pemain yang dua pertandingan terakhir menuai hasil nol. Untuk itu kami berharap di pertandingan ini kami bisa melewati ujian agar mental tim semakin kuat. Tidak ada kata lain semua harus bermain total untuk dapat hasil yang maksimal," pungkasnya. [yip]





Komentar Pembaca
Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

KAMIS, 17 JANUARI 2019 , 13:00:00

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

RABU, 16 JANUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

RABU, 16 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Budaya14 Januari 2019 09:31

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Kriminal16 Januari 2019 19:18

Debat Capres Mampu Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Pasca Juara,  Pesanan Gerga Pagaralam Meningkat

Politik15 Januari 2019 18:12

Ketidakcocokan Janji Dan Realita, Buat Beban Jokowi
Jelang Debat, Jokowi Tidak Melakukan Persiapan
Dibebaskan, Jokowi Ingin Rawat Abu Bakar Ba'asyir
DEBAT KAKU

DEBAT KAKU

OPINI19 Januari 2019 12:20

Ma'ruf Amin Tak Mau Kalah Di Kampung Halaman