Corong Dispenser SPBU Pertamina Bisa Pantau Volume Distribusi

Ekonomi  KAMIS, 17 MEI 2018 , 10:49:00 WIB

Corong Dispenser SPBU Pertamina Bisa Pantau Volume Distribusi

net

RMOLSumsel. PT. Pertamina (Persero) akan memasang teknologi khusus pada seluruh corong dispenser (nozzle) untuk menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada.

Kepala Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Fanshurullah Asa menjelaskan tujuan penerapan teknologi ini untuk mengawasi volume yang distribusikan kepada masyarakat.

"Agar BBM tepat sasaran, volumenya tepat, tepat guna, dan dari SPBU 7495," ujar Fanshurullah di kantor BPH Migas, Jakarta Selatan, Rabu (16/5), seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.

Dia mengatakan data BPH Migas ada 7.495 SPBU, tidak semuanya sanggup dicek oleh BPH Migas secara manual.

"Makanya kita minta pakai IT," katanya.

Fanshurullah menekankan, ide ini bukanlah usulan khusus dari BPH Migas melainkan arahan dari tiga menteri, yaitu Menteri ESDM Ignatius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sejak 8 Maret 2018.

"Pertamina sanggupi untuk program pemasangan teknologi di Nozzle ini," imbuhnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan , sistem IT di nozzle ini dibutuhkan, sebab tugas Pertamina sebagai operator menyalurkan BBM di masyarakat di seluruh Indonesia.

"Selama ini untuk cek volume itu random check dari BPH, misal dari 7.000 SPBU tidak bisa semua, paling 200-400 SPBU saja. Oleh karena itu akurasi dari volume yang disalurkan jadi kurang akurat, dengan IT tiap nozzle akan lebih akurat dan bisa real time. Ini untuk nozzle yang subsidi agar tepat sasaran, untuk solar dan premium saja," jelasnya.

Nicke pemasangan sistem IT ini akan dilakukan secara bertahap mulai tahun ini. Sementara untuk masalah pendanaan, Pertamina juga masih melakukan perhitungan untuk pengadaan serta pemasangan sistem tersebut.[sri]



Komentar Pembaca
Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

KAMIS, 17 JANUARI 2019 , 13:00:00

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

RABU, 16 JANUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

RABU, 16 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Budaya14 Januari 2019 09:31

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Kriminal16 Januari 2019 19:18

Debat Capres Mampu Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Pasca Juara,  Pesanan Gerga Pagaralam Meningkat

Politik15 Januari 2019 18:12

Ketidakcocokan Janji Dan Realita, Buat Beban Jokowi
Jelang Debat, Jokowi Tidak Melakukan Persiapan
Dibebaskan, Jokowi Ingin Rawat Abu Bakar Ba'asyir
DEBAT KAKU

DEBAT KAKU

OPINI19 Januari 2019 12:20

Ma'ruf Amin Tak Mau Kalah Di Kampung Halaman