Mendagri: Kepolisian Tidak Bisa Jemput Bola

Politik  KAMIS, 17 MEI 2018 , 08:45:00 WIB

Mendagri: Kepolisian Tidak Bisa Jemput Bola

Mendagri Tjahjo Kumolo/net

RMOLSumsel.Mendagri Tjahjo Kumolo mengungkapkan mUndang-Undang Nomor 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU Antiterorisme) menjadi hambatan Polri.

Undang-Undang 15/2003 masih sangat membatasi ruang gerak aparat kepolisian dalam menjalankan tugas melindungi negara.

"Sekarang kepolisian tidak bisa jemput bola. Bisa melakukan deteksi, tapi sebelum ada kejadian (tidak bisa mengambil tindakan, red), kan repot," ujar Tjahjo di Jakarta, Rabu (16/5), seperti diberitakan JPNN.

Untuk itu, kata mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini, aturan yang ada perlu direvisi. Tentunya dengan memperhatikan aspek keamanan dan stabilitas.

Selain itu, juga penting diletakkan dalam rangka melindungi hak asasi warga negara yang berhak atas rasa aman dan damai.

"Kalau urusan HAM, koordinasi, sinergi, semua mengikuti protap yang ada. Komnas HAM juga sudah memonitor dengan baik. Jadi masalah HAM pasti ada di setiap undang-undang," katanya.

Tjahjo mencontohkan langkah yang diambil Kemendagri saat merumuskan kebijakan terkait masyarakat. Menurutnya, kerap mengundang Komnas HAM, Komnas Anak dan Komnas Perempuan. Langkah tersebut diambil karena pemerintah sangat memperhatikan masalah HAM.

Tapi dalam konteks penanggulangan terorisme saat ini, perlu diingat bahwa hal yang paling mendesak bagaimana rasa aman itu kembali bisa dinikmati warga negara. Karena ini hak asasi warga negara," pungkas Tjahjo.[sri]









Komentar Pembaca
Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno
BENANG MERAH (EPS.151): Tak Ada Paslon Yang Tak Retak
Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

JUM'AT, 06 JULI 2018 , 18:37:00