Jangan Jual Provokasi!

Oleh:Sri Prades

Sosial  RABU, 16 MEI 2018 , 19:31:00 WIB

Jangan Jual  Provokasi!

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Layaknya bisnis rumah makan, penjual tidak bersaing dengan saling menjatuhkan dagangan pesaingnya tapi membuat kualitas dan mutu jualannya.

Hal ini disampaikan H Edy Saputra mengklarifikasi selebaran black campaign yang menyudutkan paslon nomor 2 H SN Prana Putra Sohe dan H Sulaiman Kohar (Nansuko) selama menjabat menjadi Walikota dan Wakil Walikota Lubukliggau 2013-2018, bersama tim lainnya yakni Karim,  Sukiran, Fahrurozi, dan Yusuf, Rabu (16/5).

Menurut Edy Saputra selaku ketua tim pemenangan Nansuko, pembangunan di Lubuklinggau jangan dilihat dari sisi PDAM saja tapi lihat lainnya dan nyata meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) naik empat kali lipat dan pembangunan yang jauh lebih pesat.

Dikatakannya, penempatan direktur PDAM tentu ada pertimbangan kapasitas terlepas itu keluarga atau tidak.

"Yang ada adalah kapasitas kerja yang sesuai ditempat lain juga ada yang berlaku demikian," ujarnya.

Dia mengharapkan tidak ada provokasi masyarakat, karena pasca pilkada ini masih akan saling rangkul dan berkawan.

"Ayo jual visi dan misi, bukan memprovokasi. Sehingga Lubuklinggau menjadi barometer pilkada yang baik di Indonesia," katanya.

Ditambahkan Karim menyampaikan, kekurangan pelayanan PDAM sudah ada jauh sebelum kepemimpinan Nansuko, tapi diupayakan Nansuko membangun intake Jukung dan Batu Urip serta pipanisasi.

"Untuk itu kekurangan pelayanan ini akan dimaksimalkan pada periode kedua. Perlu diingat juga, direktur PDAM adalah pekerja yang sudah sesuai ilmunya karena sebelum pensiun berkarir di Dinas PU Pengairan di Pemprov  Sumsel," sampainya.

Terkait kedatangan Limbad ke Lubuklinggau tidak perlu dipermasalahkan "Kalau itu berbicara even dan dikenakan biaya tiket tentu akan ada komplain. Mereka datang dengan tulus dan tak dibayar  dan masyarakat terhibur dan tidak ada masalah," paparnya.

Dia menegaskan Nansuko bukanlah calon petahana karena sudah habis masa kerjanya pada 24 Februari lalu.

"Semua kandidat sama sehingga jangan ada isu dikatakan Nansuko memanfaatkan fasilitas Pemkot untuk melancarkan kampanyenya. Momentum puasa ini untuk menahan diri dan tidak saling hujat satu sama lain. Masyarakat sudah tahu dan cerdas mana yang terbaik untuk melanjutkan kepemimpinan Kota Lubuklinggau," pungkasnya. [sri]




Komentar Pembaca
Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 21:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00