Jelang Puasa Banyak Makanan Mengandung Zat Berbahaya

Ekonomi  RABU, 16 MEI 2018 , 17:11:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

Jelang Puasa Banyak Makanan Mengandung Zat Berbahaya
RMOL. Dinas Pertanian bekerjasama dengan Ketahanan Pangan dan Satreskrim Polres Prabumulih mengelar sidak ke Pasar Inpres Kota Prabumulih.

Sidak yang dilakukan sejak pukul 06.00 wib, Rabu (16/5) itu untuk memantau sejumlah bahan pokok yang mengandung zat berbahaya seperti boraks dan formalin.

Petugas mengambil berbagai macam sampel makanan seperti cincau, tahu putih, mie kuning, daging ayam, daging sapi, daging ikan, buah apel dan buah anggur, untuk diperiksa dilaboratorium.

Selain memeriksa bahan makanan mengandung zat berbahaya, juga melihat ketersediaan stok pangan selama bulan puasa.  

Dari hasil pemeriksaan selama kuramg lebih satu jam lebih, petugas mendapati sejumlah bahan makanan positif memgandung zat berbahaya. Seperti cincau dan tahu putih, positif mengandung boraks. Mie basah, anggur, apel, cung medan, cabai jawa dan rumput laut positif mengandung formalin.

Tak hanya itu, daging ayam dan sapi yang telah dibekukan, dinyatakan tidak layak konsumsi karena mengandung mikroba.

Kepala Dinas Pertanian melalui Kabid Peternakan, Hj Nora Gustina mengatakan sidak makanan mengandung zat kimia akan rutin dilakukan selama bulan suci Ramadhan.

"Rutin kita lakukan selama bulan puasa," ujar Nora, Rabu (16/5).

Mengenai adanya makanan memgandung zat berbahaya, Nora menuturkan untuk langkah awal para pedagang akan data dan diberi peringatan serta sosialisasi tentang bahaya zat kimia pada makanan.

Kalau hal tersebut tidak diindahkan, maka pihaknya akan melimpahkan kasus tersebut ke Polres Prabumulih agar dapat ditindaklanjuti.

"kita kan kerjasama dengan Satreskrim ya, kalau masih tidak diindahkan. Maka akan ditindaktegas oleh petugas kepolisian," tuturnya. [rhd]



Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00