Antisipasi Bom, Gedung Perkantoran Sumsel Dijaga Ketat

Ragam  RABU, 16 MEI 2018 , 15:29:00 WIB | LAPORAN: SUHARDI

Antisipasi Bom, Gedung Perkantoran Sumsel Dijaga Ketat

RMOLSumsel

RMOLSumsel. Rentetan peristiwa serangan bom yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur dan tertangkapnya dua terduga teroris oleh Tim Densus 88 di Km 5 Palembang, serta serangan terhadap Mapolda Riau hari ini membuat Pemerintah Provinsi Sumsel waspada. Sejumlah objek vital  perkantoran dan rumah dinas Gubernur Sumsel dilakukan penjagaan ketat sejak beberapa 2 hari terkahir.

Pantauan RMOLSumsel, Griya Agung atau Rumah Dinas Gubernur Sumsel  di jalan Demang Lebar Daun, Palembang dijaga ketat petugas Satpol PP. Satu persatu tamu yang datang diperiksa bawaanya oleh sekitar 10 orang petugas Satpol PP yang berjaga di pintu pos masuk Griya Agung. Pengunjung  juga diperiksa dengan metal detektor dan pintu x-ray.

Sekretaris Daerah Sumsel, Nasrun Umar mengatakan, penjagaan ketat dilakukan pemprov Sumsel terhadap objek-objek vital pemerintahan. Penjagaan ketat ini, kata Nasrun merupakan tindakan preventif pemerintah terhadap sitauasi yang berkembang saat ini.

Dia mengatakan, Gubernur Sumsel juga telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan penjagaan piket 24 jam.

Nah kita mulai dari internal kita dulu, dimulai dari rumah dinas Gubernur. Inikan rumah rakyat lambang kewibaan pemerintah daerah. Selain ini objek vital juga dilakukan penjagaan  dengan bekerjasama pihak Polda Sumsel,” ujar Nasrun dibincangi di Griya Agung, Rabu (16/5).

Sementara itu Pelakasana Harian (Plh) Kasat Pol PP Sumsel, Leni Milana mengatakan penjagaan ketat dilakukan di gedung perkantoran pemprov Sumsel dan Griya Agung, Rumah Dinas Sekda, BKD, Bapeda dan sejumlah tempat vital lainnya.  Dalam penjagaannya, pemprov Sumsel mengerahkan sekitar 120 petugas Satpol PP.  Petugas Satpol  PP ini selain berjaga-jaga di objek vital juga melakukan patroli di tempat keramaian.

Memang untuk pengamanan kita tambah dua kali lipat totalnya 120 petugas, patrolinya juga kita tambah hingga tiga kali pergantian untuk meningkatkan kewaspadaaan,” kata Leni.

Dia mengatakan, penjagaan ini akan dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan, namun diperkirakan hingga selesainya perhelatan Asian Games  2018. Selain dibekali metal detector, lanjut Leni petugas Satpol PP ini juga dilengkapi alat  kejut listrik, tameng dan tongkat Tonfa atau tongkat pemukul. [rhd]

Komentar Pembaca
Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

RABU, 16 JANUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

RABU, 16 JANUARI 2019 , 15:00:00

KPK Mestinya Panggil Tjahjo

KPK Mestinya Panggil Tjahjo

SELASA, 15 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Budaya14 Januari 2019 09:31

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Kriminal16 Januari 2019 19:18

Pasca Juara,  Pesanan Gerga Pagaralam Meningkat
Debat Capres Mampu Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Angkutan Batubara..Peraturan Dishub Kangkangi Pergub Sumsel
Pakar Hukum: Kurang Greget, Copas Program Lama
Volume Transaksi RFB Melonjak 93 Persen

Volume Transaksi RFB Melonjak 93 Persen

Ekonomi18 Januari 2019 12:35

ISNU Siap Bersinergi Dengan Walikota

ISNU Siap Bersinergi Dengan Walikota

Sosial18 Januari 2019 12:20

HD :   Tidak Ada Sekat  Pembatas dengan Rakyat

HD : Tidak Ada Sekat Pembatas dengan Rakyat

PEMPROV SUMSEL18 Januari 2019 11:58

Alpian: Kami Tak Kejar Adipura

Alpian: Kami Tak Kejar Adipura

Politik18 Januari 2019 11:45