Oli Bekas Cemari Sungai, Warga Baturaja Persoalkan Aktivitas Bengkel Ternama

Daerah  RABU, 16 MEI 2018 , 11:32:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Oli Bekas Cemari Sungai, Warga Baturaja Persoalkan Aktivitas Bengkel Ternama

Ilustrasi/net

RMOLSumsel. Warga di wilayah Kelurahan Kemelak Bindung Langit,  Kecamatan Baturaja Timur,  Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU),  mengeluh. Ada limbah mencemari lingkungan mereka.

Warga menduga bahwa limbah dimaksud berupa oli bekas,  yang mengalir ke sungai akibat dari aktivitas bengkel mobil di Jalan A Yani Kemelak.

Harto, salah seorang warga,  mengungkapkan bahwa persoalan limbah oli bekas itu sudah lama terjadi.  Oli bekas dari aktivitas di bengkel mobil berlogo tiga berlian itu seolah sengaja dibuang melalui selokan dalam areal dealer.

"Kemudian dari selokan itu tanpa jeda lagi, oli bekas tadi langsung mengalir ke saluran air yang berada di depan delaer.  Oli bekas beserta limbah cair lainnya yang masuk ke got itu tadi, rupanya berujung ke anak sungai yang tak jauh dari bengkel," papar  Harto.

Sementara itu, anak sungai yang jadi tempat pembuangan oli bekas tersebut bermuara di Desa Laya,  Kecamatan Baturaja Barat.  Air sungai ini sering digunakan warga untuk keperluan sehari-hari.

"Air sungai itu kan sering dipakai warga sehari-hari untuk mandi dan lain-lain. Dari situlah kami menduga dugaan pencemaran lingkungan dari limbah oli tadi," cetus Harto ditemui di lokasi, Selasa (15/5) siang.

Kata dia, kondisi tersebut sudah berlangsung lama. Parahnya, saat hujan datang,  air bercampur oli berwarna hitam sangat cepat mencemari lingkungan sekitar.  

"Saya juga dengar, bahwa kabarnya bengkel tersebut belum ada izinnya. Kok bisa?," katanya penasaran.

RMOLSumsel melakukan pantauan langsung di lapangan. Faktanya memang seperti yang dikeluhkan warga.

Kemarin siang, RMOLSumsel bersama awak media lainnya berusaha konfirmasi ke Kepala Cabang Mitsubishi Baturaja melalui ponselnya.

Namun saat dihubungi, orang yang belum diketahui namanya itu malah mematikan handphonenya. "Maaf siapa ini? Sa lagi di WC," katanya singkat lalu matikan percakapan.

Tak selang beberapa lama wartawan mencoba menghubungi kembali, namun tetap saja diabaikan oleh yang bersangkutan. [ida]

Komentar Pembaca
Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 21:00:00

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00