Bawaslu Didesak Tingkatkan Profesionalisme

Politik  RABU, 16 MEI 2018 , 08:07:00 WIB

RMOLSumsel. Profesionalitas Badan Pengawas Pemilu terus disoal, terutama dalam hal menindaklanjuti laporan mengenai pelanggaran larangan kampanye. Salah satunya terkait laporan Indonesia Election Watch terhadap 11 partai Politik Peserta Pemilu 2019.

Laporan ini dibuat terkait adanya indikasi pelanggaran yang dilakukan 11 partai politik dengan berkampanye sebelum waktu yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kesebelas partai yang dilaporkan itu adalah Golkar, PDIP, Demokrat, PAN, PSI, Gerindra, PKB, PPP, Nasdem, PKS, dan PBB.

Koordinator Indonesia Election Watch Nofria Atma Rizki menjelaskan bahwa KPU telah menetapkan masa kampanye calon anggota DPR, DPD, dan DPRD serta pasangan calon presiden dan wakil presiden, yakni pada tanggal 23 September 2018 hingga 13 April 2019.

Aturan ini termaktub dalam pada Peraturan KPU (PKPU) 5/2018 tentang Perubahan Atas PKPU 7/2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019.

"Mulai tanggal 18 Februari 2018 sampai September besok Bawaslu harus mengawasi, melakukan pencegahan terhadap partai-partai politik untuk melaksanakan kampanye," kata Rizki seperti dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/5).

Rizki mencatat, 11 partai politik yang dilaporkan ke Bawaslu diduga melakukan kampanye melalui 3 ruang publik, yakni media audiovisual, cetak, dan media luar ruang.

Itu ada di media audiovisual seperti Partai Golkar dan PDIP. Di media cetak itu ada 3 partai, Demokrat, PAN, PSI," jelasnya.

Sementara itu, pengamat politik dari Lingkar Madani Ray Rangkuti mengatakan bahwa Bawaslu harus menindaklanjuti dan memverikasi laporan tersebut. Terpenting dalam menyikapi temuan pelanggaran itu, Bawaslu tidak pilih kasih antara parpol lama maupun baru.

"Makanya semestinya Bawaslu harus lebih keliatan lebih cermat, kan jangan jadi 11 partai yang dilaporkan tapi hanya 2 partai yang ditindaklanjuti karena partai baru, partai pendatang, partai kecil, itu akan menjadi  pertanyaan orang," katanya.

Bawaslu, sambungnya, harus bersikap profesional dan tidak boleh tunduk terhadap parpol besar.

Jangan sampai ada sikap yang hanya berani kepada partai kecil tapi enggan kepada partai besar," demikian Ray. [ida]

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ahok Untungkan Jokowi-Maruf

#KataRakyat: Ahok Untungkan Jokowi-Maruf

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 , 17:00:00

Buktikan Ancaman, SP-AMT Hadang Mobil Jokowi

Buktikan Ancaman, SP-AMT Hadang Mobil Jokowi

RABU, 13 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

Nasdem Cuci Tangan, Nasdem Anjlok

Nasdem Cuci Tangan, Nasdem Anjlok

RABU, 13 FEBRUARI 2019 , 13:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Melayat Eka Tjipta di Rumah Duka

Melayat Eka Tjipta di Rumah Duka

SENIN, 28 JANUARI 2019 , 08:43:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00