Polda Sumsel dan Densus 88 Buru Oknum Dosen dan Pegawai BUMN

Kriminal  SELASA, 15 MEI 2018 , 21:28:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Polda Sumsel dan Densus 88 Buru Oknum Dosen dan Pegawai BUMN

RMOLSumsel

RMOL. Penangkapan dua terduga teroris di Palembang kemarin, terus dikembangkan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel). Selain sedang mencari oknum dosen yang yang disebut-sebut terduga teroris AA (39) dan HK (38), ternyata ada pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang disebut keduanya menjadi pemodal keberangkatan bersama lima rekannya.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumsel, Irjen Pol. Zulkarnain Adinegara menyampaikan, hingga saat ini masih mengembangkan informasi dari kedua terduga teroris yang berhasil ditangkap, termasuk oknum dosen yang disebut-sebut akan ditemui mereka.

"Kita masih kembangkan, karena belum tentu nama yang disebutkan terduga teroris itu benar," tuturnya.

Saat ini Polda Sumsel terus melakukan koordinasi dengan Mabes Polri untuk mengungkap adanya kelompok jaringan dari kedua terduga teroris. Apalagi dari tujuh orang yang disebutkan, baru dua orang yang berhasil diamankan.

"Mereka mengatakan ada tujuh orang yang  berangkat untuk beramaliah di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jakarta. Tapi baru dua orang ini yang ditangkap. Karena keduanya mengaku tidak mengenal lima rekannya. Hanya mereka tidak menampik jika berada satu pengajian salafiah di Pekanbaru, Riau," ungkapnya.

Jenderal bintang dua ini mengatakan, penangkapan kedua terduga teroris ini sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi seperti yang di Surabaya. Mengingat, Sumsel khususnya Kota Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games.

"Jangan sampai sel-sel tidur menjadi aktif dan merusak suasana kondusif di Palembang," ulasnya.

Lebih lanjut dterangkannya, sebelum berangkat menuju ke Jakarta kedua terduga teroris ini merupakan warga biasa atau bisa disebut sel yang mati. Kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, membuat kedua terduga dan beberapa rekannya menjadi sel aktif, serta berencana ikut serta membebaskan nara pidana teroris yang ditahan Mako Brimob Kelapa Dua.

Selanjutnya semuanya berkumpul menjadi tujuh orang dan kemudian didanai atau dimodali oleh salah satu pegawai BUMN di Pekanbaru, Riau.

"Mereka ini mengaku dimodali berangkat ke Jakarta oleh seorang pegawai BUMN," katanya.

Seperti diketahui, Densus 88 dan Polda Sumsel berhasil menangkap dua terduga teroris di pasar KM 5 Palembang saat tengah menaiki sebuah ojek.

Penangkapan tersebut berdasarkan koordinasi dengan Densus 88 Anti Teror pasca kejadian di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jakarta.  [rhd]

Komentar Pembaca
Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

KAMIS, 17 JANUARI 2019 , 13:00:00

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

RABU, 16 JANUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

RABU, 16 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Budaya14 Januari 2019 09:31

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Kriminal16 Januari 2019 19:18

Debat Capres Mampu Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Pasca Juara,  Pesanan Gerga Pagaralam Meningkat

Politik15 Januari 2019 18:12

Ketidakcocokan Janji Dan Realita, Buat Beban Jokowi
Jelang Debat, Jokowi Tidak Melakukan Persiapan
Dibebaskan, Jokowi Ingin Rawat Abu Bakar Ba'asyir
DEBAT KAKU

DEBAT KAKU

OPINI19 Januari 2019 12:20

Ma'ruf Amin Tak Mau Kalah Di Kampung Halaman