Tempat Hiburan Berani Buka Saat Ramadhan Denda Rp50 Juta - Izin Dicabut

Hukum  SELASA, 15 MEI 2018 , 08:27:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Tempat Hiburan Berani Buka Saat Ramadhan Denda Rp50 Juta - Izin Dicabut

Ilustrasi/Net

RMOLSumsel. Setelah menolak pemintaan persatuan karaoke keluarga terkait operasional selama ramadhan, Pemerintah Kota Palembang kembali menekankan agar seluruh tempat hiburan PPUT dan PPUM untuk tidak beroperasional selama bulan Ramadan.

Hal itu disampaikan Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Palembang, Akhmad Nadjib, yang dituangkannya juga pada surat edaran Walikota nomor 27/SE/SATPOL PP/2018, tentamg operasional tempat hiburan, restoran/rumah makan,  PPUT dan PPUM.

"Kita berharap selama ramadhan umat muslim dapat beribadah dengan tenang," jelasnya.

Selama bulan Suci Ramadhan 1439 H tahun ini, semua tempat hiburan seperti club malam, bar, diskotik, karaoke, panti pijat harus tutup selama Ramadan. Kecuali tempat hiburan yang satu paket dengan hotel diberi toleransi waktu operasional mulai pukul 21.00 WIB- 24.00 WIB.

"Hiburan yang satu paket dengan hotel juga akan kami awasi dan batasi. Tidak boleh ada wanita penghibur," tegasnya.

Sementara pemilik atau Pengelola atau Pengusaha Restoran, Rumah Makan dan Warung Kopi, lanjut dia, selama bulan Suci Ramadhan tidak melakukan kegiatan operasionalnya secara demonstrative atau khususnya pada siang hari.

Atau dengan kata lain pada siang hari dapat dibuka, tetapi dengan memasang tabir penutup pada bagian yang dapat terlihat oleh masyarakat umum.

"Kita tidak akan segan-segan menertibkan apa yang sudah diatur. Tempat hiburan, PPUT dan PPUM serta rumah makan tidak mematuhi ketentuan sebagaimana tersebut diatas, maka Satuan Polisi Pamong Praja Kata Palembang bersama instansi terkait akan melakukan teguran dan atau peringatan bahkan denda sampai dengan Rp50 juta," ulasnya.

Adapun teguran yang diberikan bagi yang membandel,  pertama akan diberikan peringaran, jika tidak diindahkan maka Pemkot akan memberi sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami juga tidak akan segan-segan menutup tempat usaha, termasuk pidana paling lama 3 (tiga) bulan selain denda Rp50 juta," tandasnya.[rik]

Komentar Pembaca
Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 21:00:00

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00