Tim Psikososial Diterjunkan Dampingi Korban Bom

Kesehatan  SENIN, 14 MEI 2018 , 11:58:00 WIB

Tim Psikososial Diterjunkan Dampingi Korban Bom

Idrus Mahram/Net

RMOLSumsel. Aksi teror bom di Surabaya memicu reaksi cepat dari berbagai pihak. Salah satunya hadir dari Kementrian Sosial (Kemensos).

Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham memastikan institusi yang dipimpinnya akan menyediakan layanan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi para korban selamat dari aksi teror bom yang menyasar tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5). Idrus menegaskan, fokus Kementerian Sosial (Kemensos) adalah menangani para korban.

"Kejadian ini menggoreskan luka bagi seluruh warga Indonesia. Oleh karena itu Kementerian Sosial mengambil langkah-langkah cepat dengan fokus utama menangangi para korban sebaik-baiknya," ujar Idrus sebagaimana siaran pers Kemensos.

Idrus menambahkan, korban bencana sosial biasanya merasa takut, cemas dan waswas. Korban juga tidak mau ditinggal sendiri dan mudah curiga pada orang lain.

Oleh karena itu, kata Idrus, tim LDP harus menggunakan seragam sebagai identitas. Dengan demikian tim LDP mudah dikenali dan memberikan rasa percaya terhadap korban.

"Kepada tim Kementerian Sosial di Surabaya secara tegas telah saya sampaikan agar pastikan terus dekat dengan mereka. Penuhi kebutuhannya. Jadilah pendengar yang baik. Biarkan mereka ekspresikan perasaannya karena itu salah satu upaya mental katarsis untuk penyembuhan mereka dari kejadian traumatis," terang Idrus.

Menteri asal Golkar itu mengaku telah menerjunkan tim LDP yang terdiri dari 25 perseonel dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) sebanyak 30 orang. Selain itu, ada dukungan dari Tenaga Pelopor Perdamaian, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur dan Dinas Sosial Kota Surabaya untuk membantu para korban.

"Ini adalah tanggung jawab negara. Dengan adanya tim LDP diharapkan dapat memberikan rasa tenang dan menghapus trauma korban dan keluarga korban secara perlahan-lahan. Kami akan berupaya sebaik mungkin menangani korban dan keluarganya," katanya.

Sementara itu Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat mengatakan, pihaknya sudah menyebar tim ke tiga lokasi tak berselang lama setelah ledakan bom. Ada pula tim yang melakukan pendataan di empat titik rumah sakit tempat para korban dirawat.

"Tim di lapangan secara intensif melakukan pendataan by name by address seluruh korban meninggal maupun korban luka-luka untuk keperluan pendampingan lebih lanjut dan penyiapan santunan untuk ahli waris korban meninggal serta bantuan korban luka," terangnya seperti diberitakan JPNN, Senin (14/5).[rik]

Komentar Pembaca
Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

KAMIS, 17 JANUARI 2019 , 13:00:00

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

RABU, 16 JANUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

RABU, 16 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Budaya14 Januari 2019 09:31

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Kriminal16 Januari 2019 19:18

Debat Capres Mampu Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Pasca Juara,  Pesanan Gerga Pagaralam Meningkat

Politik15 Januari 2019 18:12

Ketidakcocokan Janji Dan Realita, Buat Beban Jokowi
Jelang Debat, Jokowi Tidak Melakukan Persiapan
Dibebaskan, Jokowi Ingin Rawat Abu Bakar Ba'asyir
DEBAT KAKU

DEBAT KAKU

OPINI19 Januari 2019 12:20

Ma'ruf Amin Tak Mau Kalah Di Kampung Halaman