Lapas Binjai Perketat Pengamanan Napi Teroris

Hukum  SABTU, 12 MEI 2018 , 18:30:00 WIB

Lapas Binjai Perketat Pengamanan Napi Teroris

Foto/RMOLSumut

RMOLSumsel. Pasca Kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua yang terjadi beberapa hari lalu, dan di lakukan oleh ratusan tahanan Teroris yang akhirnya di pindahkan ke Nusakambangan, beberapa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terus melakukan pengawasan Khusus terhadap para Tahanan atau Narapidana teroris.

Seperti yang terjadi di Lapas klas llA Binjai. Di Lapas ini, salah seorang tersangka pengeboman Sarinah Plaza Jakarta Pusat, yang terjadi pada 14 januari 2016 lalu, di tahan di Lapas Klas llA Binjai.

Adapun tahanan Teroris tersebut berinisial SF, yang kini mendekam di Lapas Klas llA Binjai, dan di vonis hukuman selama 5 tahun, subsider 6 bulan.

Menurut Kalapas Klas IIA Binjai Budi Situngkir, Warga binaannya yang berinisial SF, merupakan salah seorang pemasok senjata saat terjadi bom di Sarinah Plaza Jakarta.

"SF sudah lama disini, bahkan sebelum saya menjabat Kalapas Binjai. Selama ini kami memberikan pengawasan khusus untuk dirinya," ujar Kalapas, sembari mengatakan bahwa SF merupakan warga Banten.

Budi Situngkir juga mengatakan, selama berada di Lapas Klas llA Binjai, SF tidak mau mengerjakan Sholat di Masjid yang ada di dalam Lapas Klas llA Binjai.

"Dia masih Radikal. Selama ini dia tidak mau sholat, karena katanya Masjid itu buatan Pemerintah. Dia sholat di kamar Selnya," sambung Kalapas Klas llA Budi Situngkir.

Lebih lanjut di katakan Budi Situngkir, selama ini SF tidak ada keluarga ataupun temannya yang membesuk. Kesehariannya SF hanya menghafal dan membaca Alqur'an.

"Dia kita tempatkan di ruangan Khusus. Bahkan SF tidak mau bersosialisasi dengan sesama warga binaan, sehingga pengawasan lebih di perketat," bebernya seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Sumut, Sabtu (12/5).

Sebelumnya, Kapolres Binjai AKBP Donald P Simanjuntak, mengunjungi Lapas Klas llA Binjai, yang beralamat di jalan Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat.

Pada kunjungannya itu, Kapolres Binjai menemui SF, yang merupakan warga binaan yang tersandung kasus terorisme. SF meminta agar dirinya bisa di beri kebebasan untuk mempergunakan Handphone. Namun hal itu tidak di kabulkan, sebab warga Binaan di larang mempunyai Handphone.[rik]



Komentar Pembaca
Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

KAMIS, 17 JANUARI 2019 , 13:00:00

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

RABU, 16 JANUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

RABU, 16 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Budaya14 Januari 2019 09:31

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Kriminal16 Januari 2019 19:18

Debat Capres Mampu Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Pasca Juara,  Pesanan Gerga Pagaralam Meningkat

Politik15 Januari 2019 18:12

Ketidakcocokan Janji Dan Realita, Buat Beban Jokowi
Jelang Debat, Jokowi Tidak Melakukan Persiapan
Dibebaskan, Jokowi Ingin Rawat Abu Bakar Ba'asyir
DEBAT KAKU

DEBAT KAKU

OPINI19 Januari 2019 12:20

Ma'ruf Amin Tak Mau Kalah Di Kampung Halaman