Mafesripala Bersiap Ukir Sejarah Taklukan Kilimanjaro

Olahraga  KAMIS, 10 MEI 2018 , 23:22:00 WIB | LAPORAN: YOSEP INDRA PRAJA

Mafesripala Bersiap Ukir Sejarah Taklukan Kilimanjaro

Pendaki Mafesripala di Puncak Cartenz Ptiramid Papua/Mafes

RMOLSumsel. Setelah sukses menaklukan puncak Cartenz di Puncak Jaya, Papua tahun lalu.

Mafesripala kembali bersiap untuk menaklukan salah satu dari tujuh puncak dunia yakni Gunung Kilimanjaro yang berada di Tanzania.

Seperti diketahui gunung tertinggi di benua Afrika itu memiliki ketinggian 5.895 mdpl dan puncak dari dataran tertinggi itu diselimuti salju abadi. Bagi Mafesripala bisa menaklukan puncak Kilimanjaro merupakan sejarah baru yang bakal ditorehkan mahasiswa pecinta alam asal Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya.

Pasalnya jika hal itu terwujud Mafesripala menjadi Mapala pertama di daratan Sumatera yang berhasil menaklukan puncak tertinggi di benua Afrika. Dua pendaki Mafesripala, Muhammad Razaq dan M. Bagus Mata yang terpilih dalam ekpedisi ini mengatakan dirinya tak menyangka mendapatkan kesempatan yang langkah ini.

Berbagai persiapan sudah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir sampai keberangkatan 13 Mei nanti. "Tentunya ini pengalaman berharga kami. Rasa haru bercampur aduk karena tidak mudah mendapatkan kesempatan kesana. Maka dari itu kami akan bertekad akan menjalankan tugas yang diemban kepada kami," kata Razaq ketika dibincangi Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis (10/5/2018).

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsri itu mengatakan dirinya sudah menyiapkan fisik sebaik mungkin sebelum keberangkatan. Dikatakannya perjalanan menuju Tanzania akan memakan waktu yang cukup melelahkan meski ditempuh dengan jalur udara. Sedikitnya kedua mahasiswa ini melakukan lima kali transit sebelum berada di Tanzania.

"Memang harus siap fisik yang prima karena perjalanan saja sangat jauh. Sedikitnya kami akan melakukan lima kali transit antar negara dalam penerbangan yang dimulai dari Jakarta menuju Kuala Lumpur (Malaysia) diteruskan ke Oman dan dilanjutkan ke Nairobi (Kenya) sebelum sampai di Tanzania," jelasnya.

Beruntung bagi Razaq dirinya sudah memiliki sedikit pengalaman sebelumnya ketika berhasil menaklukan puncak Cartenz di Papua pada medio April 2017. "Sebelumnya memang sudah pernah sampai puncak Cartenz tapi perjalanan kali ini sangat berbeda karena berada di benua Afrika yang belum pernah kami injak. Kami hanya memohon kepada yang maha kuasa agar perjalanan kami selamat dan tercapai tanpa kendala," pungkasnya.[rik]




Komentar Pembaca
Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

KAMIS, 17 JANUARI 2019 , 13:00:00

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

RABU, 16 JANUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

RABU, 16 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Budaya14 Januari 2019 09:31

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Kriminal16 Januari 2019 19:18

Debat Capres Mampu Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Pasca Juara,  Pesanan Gerga Pagaralam Meningkat

Politik15 Januari 2019 18:12

Ketidakcocokan Janji Dan Realita, Buat Beban Jokowi
Jelang Debat, Jokowi Tidak Melakukan Persiapan
Dibebaskan, Jokowi Ingin Rawat Abu Bakar Ba'asyir
DEBAT KAKU

DEBAT KAKU

OPINI19 Januari 2019 12:20

Ma'ruf Amin Tak Mau Kalah Di Kampung Halaman