Sistem Pembahasan RAPBN-P Lemah

Hukum  MINGGU, 06 MEI 2018 , 09:16:00 WIB

Sistem Pembahasan RAPBN-P Lemah

net

RMOL. Masih banyak celah untuk melakukan lobi dan berpotensi tindak pidana korupsi. Salah satu buktinya adalah terungkapnya suap yang melibatkan anggota DPR Fraksi Partai Demokrat Amin Santono.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan sistem dalam pembahaaan Rancangan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) sangat lemah.

Jadi, kalau transparan idealnya tidak ada lobi-lobi lagi,” kata Agus di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5).

Apalagi, Amin dari politisi terlibat korupsi bersama Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman Ditjen Perimbangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo.

Agus mengatakan seluruh proses anggaran pemerintah mestinya tercatat secara elektronik. Pemanfaatannya juga perlu dilakukan secara transparan.

Kejadian ini terkait usulan APBN-P, sistemnya masih kurang transparan, masih dimungkinkan terjadinya lobi dan tersembunyi,” tambah Agus seperti diberitakan JPNN.

Diketahui, KPK menetapkan Amin Santono, Yaya Purnomo dan Eka Kamaludin sebagai tersangka penerima suap. Lalu kontraktor Ahmad Ghiast sebagai pemberi suap.

Kini Amin, Eka dan Yaya sebagai penerima suap dan dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sedangkan AG selaku pemberi suap dijerat Pasal 5 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. [rhd]

Komentar Pembaca
Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

KAMIS, 17 JANUARI 2019 , 13:00:00

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

RABU, 16 JANUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

RABU, 16 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Budaya14 Januari 2019 09:31

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Kriminal16 Januari 2019 19:18

Debat Capres Mampu Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Pasca Juara,  Pesanan Gerga Pagaralam Meningkat

Politik15 Januari 2019 18:12

Ketidakcocokan Janji Dan Realita, Buat Beban Jokowi
Jelang Debat, Jokowi Tidak Melakukan Persiapan
Dibebaskan, Jokowi Ingin Rawat Abu Bakar Ba'asyir
DEBAT KAKU

DEBAT KAKU

OPINI19 Januari 2019 12:20

Ma'ruf Amin Tak Mau Kalah Di Kampung Halaman