Memalukan! PNS Kantor Camat di Lahat Nyambi Lakukan Curanmor

Kriminal  SABTU, 05 MEI 2018 , 15:15:00 WIB | LAPORAN: ANDI SYAHRIAL

Memalukan! PNS Kantor Camat di Lahat Nyambi Lakukan Curanmor

ilustrasi/net

RMOL. Komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua  berhasil dicokok Tim Panther Polres Lahat.  Salah satunya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di salah satu kantor camat di wilayah Kikim Area.

Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi melalui Kasat Reskrim AKP Ginanjar Ali Sukmana, kepada wartawan menuturkan bahwa terungkapnya komplotan ini setelah Polres Lahat menerima Laporan (LP) warga kehilangan motor.

Lalu, tim panther Polres Lahat di bawah pimpinan langsung Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Ginanjar Ali Sukmana mempertajam penyelidikan di lapangan.

"Setelah kita lakukan penyelidikan cukup lama. Akhirnya Tim Panther mendapatkan identitas para komplotan curanmor tersebut. Dan, salah satunya oknum PNS yang masih aktif di salah satu kantor kecamatan di Kikim Area, diduga turut terlibat atas kasus ini," ungkap AKP Ginanjar, Sabtu (5/5).

Diuraikan Ginanjar, kronologis kejadian awalnya pada tahun 2017. Korban yang bernama Nazarudin (38) warga Desa Bunga Mas, Kecamatan Kikim Timur Lahat, usai dari kebun lalu memarkirkan kendaraan motor di halaman depan rumahnya.

Kemudian, karena ada keperluan lain maka korban bermaksud ke luar rumah.

"Betapa terkejutnya korban, saat melihat kendaraan roda duanya yang terparkir, sudah tidak ada lagi di halaman. Setelah itu, korbanpun langsung melaporkan atas kehilangan motornya kepada SPK Polres Lahat," tambahnya.

Dari informasi diketahui identitas tersangka yakni, AGS (42) oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang masih aktif, dan SM (25) Petani. Kedua pelaku ditangkap  Tim Panther dibantu anggota Polsek Kikim Timur, dikediaman masing - masing di Desa Bunga Mas, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat.

"Terbongkar komplotan ini, dari informasi yang kita dapati di lapangan. Lalu, tanpa mengulur waktu tim  panther dibantu snggota Polsek Kikim Timur, langsung memburu serta melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka dikediamannya," tuturnya.

Diakui Ginanjar, modus operandi komplotan ini, saat melancarkan aksi dalam menggasak motor para korban dengan menggunakan kunci T. Setelah berhasil menggondol motor para korbannya, tersangka membongkar motor tersebut, lalu menjualnya dengan cara terpisah.

Dari tangan komplotan ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti  berupa 1 buah kunci T, 5 buah ban dari berbagai merek, 2 knalpot SPM berbagai merek, body atau spare part roda dua berbagai merek, dan barang bukti plat motor roda dua, dengan rincian 4 yakni BG 6468 EP, 2 buah BG 5145 EL,1 buah BG 6975 EV, 1 buah BG 4562 EO serta 1 buah BG 8255 QL.

 Ginanjar menambahkan, para pelaku masih diperiksa secara mendalam oleh petugas untuk pengembangan kasus ini, serta menggungkap para tersangka lainnya yang turut terlibat termasuk, para penadah yang menampung hasil curian. [ida]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pantau Jembatan Endikat

Pantau Jembatan Endikat

SABTU, 19 MEI 2018 , 13:33:00