Terungkap 2467 Ton, JK: Narkoba yang Lolos Masih lebih Bantyak

Politik  JUM'AT, 04 MEI 2018 , 14:59:00 WIB | LAPORAN: INTAN SRIWIDARI

RMOL. Tokoh nasional  yang juga Wakil Presiden, Jusuf Kalla meminta semua pihak bekerja untuk memberantas Narkoba. Walaupun mengapresiasi kerja keras Badan Narkotika Nasional (BNN), Polri, TNI AL, dan Imigrasi dalam upaya memberantas narkoba, namun ia mengatakan masih banyak narkoba yang lolos pantauan.

"Kami menghargai dan sangat memberikan penghargaan kepada BNN, polisi, dan Imigrasi," katanya saat menghadiri acara pemusnahan 2.647 ton sabu di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (4/5), seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.

Wapres memperingatkan narkoba masih terus mengintai generasi muda bangsa ini. Sebab, narkoba yang lolos dari pengawasan pihak keamanan bisa saja jauh lebih banyak.

"Berapa nilainya, ini saya tanya kurang lebih 2 miliar satu kotak, jadi berapa ton, berapa triliunan yang kita lihat di sini. Pertanyaan saya tadi, kenapa begitu? berapa banyak yang ditangkap dan berapa yang kira-kira lolos? yang lolos masih lebih banyak, jauh lebih banyak yang tidak tangkap dengan oleh BNN dan kepolisian," urainya.

Lebih lanjut JK menekankan untuk mengatasi masalah narkoba, butuh kerja sama antar semua pihak terkait, termasuk media dan masyarakat umum.

"Kita sehingga dibutuhkan kerja sama semua pihak media sangat dibutuhkan untuk semua pejabat untuk menghindari. Satu-satunya cara ialah menghindari mencegah dan menangkap dari mana narkoba ini. Itulah harapan kita," pungkasnya.

Ribuan kilogram sabu yang dimusnahkan itu berasal dari dua kasus. Kasus pertama terungkap hasil kerja sama antara BNN, TNI AL, dan Ditjen Bea Cukai. Sedangkan kasus yang kedua hasil kerja sama Direktorat TP Narkoba Bareskrim Polri dengan Ditjen Bea Cukai.[sri]









Komentar Pembaca
Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Mahasiswa Demo, Sejumlah Akses Jalan Palembang Macet Parah