Lapas Muara Enim Musnahkan Ratusan HP Hasil Sitaan

Laporan : Edwinsyah Satria

Ragam  JUM'AT, 27 APRIL 2018 , 16:55:00 WIB

Lapas Muara Enim Musnahkan Ratusan HP Hasil Sitaan

RMOLSumsel

RMOL. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Muara Enim memusnahkan berbagai jenis barang sitaan salah satunya adalah handphone yang berjumlah ratusan. Hape ini didapat dari razia pada warga binaan.

Barang sitaan yang dibakar tersebut diantaranya ratusan handphone, beberapa senjata tajam buatan, handsfree, speaker mini, ikat pinggang berkepala besar, hingga kartu remi dan kartu domino.

Pemusnahan barang sitaan tersebut dipimpin oleh Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Selatan Edilauder Lumban Gaol, berlangsung di lapangan olahraga Lapas Klas IIB Muara Enim, Jumat (27/4) setelah sebelumnya diadakan upacara peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-54 Tahun 2018.

Kepala Lapas Klas II B Muara Enim, Rudik Erminanto BcIP SH MH mengatakan, barang sitaan yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penggeledahan yang dilakukan pihaknya di dalam sel narapidana (Napi) dan tahanan.

"Ini hasil operasi selama tiga bulan sejak Januari lalu. Termasuk juga hasil sitaan Lapas Klas IIA Lahat," jelas Rudik.

Selain barang-barang tersebut, pihaknya juga berhasil mendapati narkoba. Namun untuk kasus ini, langsung diserahkan ke Satresnarkoba Polres Muara Enim.

"Kasus ini terjadi Januari lalu," bebernya.

Masih banyaknya barang dilarang yang seharunya tidak masuk sel napi maupun tahanan, Rudik mengakui jika pihaknya masih kecolongan.

"Kita akui kecolongan itu ada, namun kita terus berusaha supaya tidak terlalu banyak lagi temuan hingga nantinya sama sekali tidak ditemukan barang yang dilarang masuk ke dalam sel atau blok napi,” katanya.

Saat ini, lanjut dia, pengawasan terhadap napi maupun pengunjung makin diperketat. Hal ini sebagai langkah mencegah masuknya barang yang dilarang tersebut.

"Mulai dari pintu utama masuk Lapas, ruang kunjungan hingga blok diawasi secara ketat," ulas dia.

Lebih lanjut, sambung Rudik, napi yang ketahuan membawa barang yang dilarang akan dikenakan sanksi.

"Baik itu sanksi administrasi, yakni bisa tidak mendapat remisi atau sanksi lainnya, seperti dilarang bersosialisasi dengan warga binaan lainnya," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Sumsel, Edilauder Lumban Gaol mengatakan, pada peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan tahun ini, pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, juga menumbuhkembangkan sikap aspiratif, transparan, dan responsif.

"Kita berkomitmen semakin profesional. Kemudian responsif terhadap situasi dan perubahan yang terjadi dalam lingkungan, sehingga tercipta harmonisasi dalam pelaksanaan tugas-tugas," tuturnya.

Acara ini dihadiri ratusan pegawai Wilayah IV Kemenkumham Sumsel, meliputi Lapas Klas IIB Muara Enim, Lapas Klas IIA Lahat, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Klas II Lahat, dan Cabang Rutan Pagaralam. [rhd]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Aksi Solidaritas HMI Palembang

Aksi Solidaritas HMI Palembang

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 21:58:00