Boomingnya Redup, Batu Khas OKU Masih Banyak Dicari

Ekonomi  KAMIS, 26 APRIL 2018 , 14:50:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Boomingnya Redup, Batu Khas OKU Masih Banyak Dicari

RMOLSumsel

RMOL. Meskipun tidak sebooming beberapa waktu lalu, namun dunia bisnis perbatuan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) masih terus menggeliat.

Ya. Masih cukup banyak pencinta batu di bumi sebimbing sekundang ini yang bertahan dengan hobinya. Baik para kolektor terlebih para penjual batu.

Jual beli batu akik di Baturaja ini pun tak hanya hanya di lapak-lapak pinggir jalan saja. Penjualan secara online, mulai dari jual beli lewat forum, situs jual beli, sampai media sosial, masih terus berseliweran.

Bayu, salah satu penjual batu akik yang membuka lapak di kawasan pasar pucuk (atas) Baturaja, mengakui bahwa tren batu akik ini tidak sebanyak di masa jayanya.

"Ya, kalau dibandingkan waktu booming dulu, jelas jauh menurun. Tapi pembeli/ kolektor tetap ada," ungkapnya kepada rmolsumsel.

Bahkan dia mengakui pula, kalau batu khas Baturaja semacam biru langit, lavender dan lain-lain, masih diburu (dicari) oleh pencinta batu akik.

"Pembeli justru kebanyakan orang dari luar. Seperti dari Palembang dll. Mereka kebanyakan ingin ngambil ciri khasnya untuk buat oleh-oleh dan koleksi," tutur dia.

Bagaimana pembeli lokal? Pembeli lokal, kata dia kebanyakan cari gagang cincin. "Ya mungkin yang lokal masih banyak yang punya batu. Paling mereka tukar gagang atau pasang," selorohnya. [rhd]



Komentar Pembaca
Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

KAMIS, 24 MEI 2018 , 17:00:00

Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi

Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi

KAMIS, 24 MEI 2018 , 15:00:00

Elza Syarief - Keadilan (Bag.4)

Elza Syarief - Keadilan (Bag.4)

KAMIS, 24 MEI 2018 , 14:00:00

Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00