Ke Polres-DPRD Lahat, API Desak Kasus Penistaan Agama Dituntaskan

Daerah  SENIN, 23 APRIL 2018 , 21:49:00 WIB | LAPORAN: ANDI SYAHRIAL

Ke Polres-DPRD Lahat, API Desak Kasus Penistaan Agama Dituntaskan

Massa API berunjukrasa/RMOLSumsel-andi syahrial

RMOL. Aliansi Pembela Islam (API) Kabupaten Lahat menggelar aksi. Mereka mendesak dugaan penistaan agama  yang dilakukan RW alias Alung, yang diunggahnya di media sosial beberapa waktu lalu, segera dituntaskan.

Berunjuk rasa, Senin (23/4), API meminta Kapolres Lahat segera menyelesaikan kasus yang sudah hampir 2 bulan itu. Mereka juga menuntut pihak polres melakukan proses hukum secara transparan.

"Kami meminta agar pihak Polres segera menyelesaikan kasus Alung ini, sudah hampir dua bulan kasus ini," ujar Elvin, Koordinator API Lahat.

Ditambahkannya, jika Polres Lahat tidak mampu menyelesaikan kasus ini, maka Perwakilan API akan melaporkan kasus tersebut ke Polda Sumatera Selatan.

Sementara itu Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi melalui Wakapolres Kompol Ernawan menjelaskan, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Pihaknya terus mencari dan memeriksa saksi ahli,  agar bukti-bukti tersebut dapat dibuktikan bahwa ada unsur penistaannya atau tidak.

"Untuk saat ini kasus terduga penistaan agama ini masih terus kami dalami. Namun untuk saat ini masih dalam proses penyelidikan saksi - saksi ahli. Percayalah,  pihak Polres independen tidak akan memihak ke manapun dalam menangani kasus ini", jelasnya.

Usai mendapat penjelasan pihak Polres, massa API bergeser ke Gedung DPRD. Dalam orasi, mereka meminta DPRD Lahat segera menemui para pendemo untuk mendengarkan aspirasi mereka. API meminta, dalam kasus ini wakil rakyat ikut andil dalam menyelesaikanya.

Tak berapa lama Ketua DPRD Lahat Dedi Candra beserta rombongan bersedia menemui para pendemo. Selaku wakil rakyat Dedi mengatakan, pihaknya akan turut mengawal kasus dugaan penistaan agama yang sudah melalui proses yang panjang itu.

"Kalau memang agama kita diusik, kami selaku DPRD sependapat. Namun negara kita negara hukum, kita harus serahkan kepada pihak yang berwajib," katanya.

Lebih jauh Dedi mengatakan, pihaknya mendukung penuh apa yang dilakukan API dalam mengawal kasus ini. DPRD akan meminta Polres untuk menyikapi kasus ini.

"Namun kami di DPRD tidak dapat mengintervensi hukum, biarkan mereka bekerja, dan jangan sampai ada gesekan - gesekan lagi di Kabupaten Lahat yang damai ini", tegas Dedi. [ida]

Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00