Protes Sriwijaya FC Dilimpahkan ke Komite Perwasitan

Politik  SENIN, 23 APRIL 2018 , 17:59:00 WIB | LAPORAN: YOSEP INDRA PRAJA

Protes Sriwijaya FC Dilimpahkan ke Komite Perwasitan

RMOLSUMSEL

RMOL. Laga Persebaya Surabaya kontra Sriwijaya FC minggu malam (22/4) akhirnya berbuntut panjang. Meski kedua tim bermain imbang 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Namun pihak Laskar Wong Kito tidak puas dengan kepemimpinan wasit Rihendra Purba asal Sumatera Utara.

Sang pengadil lapangan hijau tersebut dianggap berat sebelah karena keputusannya yang cenderung memihak tuan rumah dan dianggap menodai fair play.  Usai pertandingan langsung mengajukan protes tertulis kepada operator kompetisi Liga 1 Indonesia 2018.

Manajer Sriwijaya FC Ucok Hidayat menyebut pihaknya mengikuti semua mekanisme yang sudah diatur di dalam regulasi kompetisi sepakbola tertinggi di Indonesia.

"Sesuai aturan, ada Referee Feedback Form yang memang sudah disiapkan jika klub ingin mengajukan protes. Namun surat tertulis tetap akan kami siapkan disertai dengan bukti-bukti pendukung," katanya.

Keputusan wasit yang paling disoroti yakni ada menit ke-59. Wasit Rihendra menunjuk titik putih setelah Yu Hyu Koo dinilai melakukan takling keras terhadap pemain Persebaya.

Beruntung tendangan penalti yang dilakukan David Aparecido da Silva melenceng dari mistar gawang. Namun pemberian penalti tersebut mendapatkan reaksi dari kubu Sriwijaya. Bahkan ramai di media sosial mempertanyakan performa pengadil lapangan.

Sebelumnya, Rahmad Darmawan juga berlari ke arah hakim garis pada menit ke-71 dan tampak emosi karena hakim garis menggagalkan serangan timnya dan menganggap Esteban Vizcarra dalam posisi offside. Bukan hanya itu saja, ternyata berulang kali serangan Laskar Wong Kito - julukan Sriwijaya FC, gagal karena dinyatakan offside oleh hakim garis.

Protes Sriwijaya FC terkait performa pengadil lapangan pada laga melawan Persebaya di Surabaya, Minggu (22/4) dipastikan sudah diserahkan PT Liga Indonesia ke Komite Perwasitan.

Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri di Palembang, Senin, mengatakan, klub berharap hal ini segera diproses oleh Komite Perwasitan karena Sriwijaya FC menilai beberapa keputusan wasit sepanjang pertandingan telah berat sebelah.

"Sriwijaya FC mempercayakan semuanya ke Komite Perwasitan. Kami tidak dapat mencampuri karena ini urusan internal mereka untuk menilai kinerja wasit Rihendra Purba," ujar dia.

Terkait muara dari pelaporan ini, Faisal mengatakan pada dasarnya tidak akan berpengaruh langsung karena hasil pertandingan tidak bisa lagi diubah. Hanya saja, dengan adanya protes ini setidaknya ada tekanan psikologis ke wasit untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan saat memimpin pertandingan.

"Kami berharap hal ini tidak terjadi lagi, bukan hanya untuk Sriwijaya tapi untuk semua pertandingan Liga 1," pungkasnya. [yip]











Komentar Pembaca
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno
Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

JUM'AT, 06 JULI 2018 , 18:37:00