Ini Persamaan Ratu Bagus Kuning Dengan RA Kartini

Ragam  SABTU, 21 APRIL 2018 , 18:37:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Ini Persamaan Ratu Bagus Kuning Dengan RA Kartini

RMOLSumsel

RMOL. Sudah saatnya perempuan Indonesia menjadi bagian dalam pembangunan dan penunjang ekonomi keluarga dan bangsa. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Palembang, Liza Sako disela-sela kunjungan ke Makam Ratu Bagus Kuning di Plaju Palembang Sabtu (21/4/18).

"Ratu Bagus Kuning merupakan sejarah dari salah satu pejuang perempuan tanah air. Dimana, perempuan dengan nama Putri Mulya Syarifah Mahani binti Syekh Dik Syekh Zainal Abidin Al Abib Yama dari Putra Sayyidina Hussein r.a bin Sayyidina Ali ini, menjadi bagian dari penyebaran agama Islam di Palembang," jelasnya.

Lebih lanjut disampaikannya, untuk mendedikasikan perjuangan perempuan melalui peringatan hari Kartini yang jatuh pada hari ini, Sabtu (21/4/18), ziarah ke makam Ratu Bagus Kuning menjadi salah satu agenda untuk mengingatkan perempuan di Palembang, jika ada sebuah sejarah yang tidak boleh kita lupakan, terkait perjuangam seorang perempuan penyebar agama Islam.

"Kita ada Kartini dan Putri Bagus Kuning. Semuanya adalah pejuang perempuan tangguh," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu juga, Liza mengajak seluruh perempuan tangguh  di Palembang dapat mengenang serta mendedikasikan perjuangan Kartini pada peringatan Kartini hari ini.

Karena kita semua tahu, perjuangan Kartini untuk perempuan Indonesia sangat luar biasa, bukan soal apakah sekrang perempuan Indonesia sudah seperti yang kartini harapkan, tapi lebih kepada bagaimana kita sebagai perempuan selalu dapat menjaga marwah perjuangan kartini sebagai bagian dari perjuangan kaum perempuan pada era sekarang.

"Saya melihat sudah banyak perempuan Indonesia yang dapat berkiprah, mewarnai dan ikut andil membangun dan membesarkan negeri ini, saya melihat begitu banyak Perempuan Tangguh, yang ada hampir disemua bidang dan profesi yang sama," jelasnya.

Saat ini profesi apa yang sekarang tidak ada perempuannya. Artinya, sekarang perempuan dapat menjadi bagian dari pembangunan dengan harus bisa menjaga marwah perjuangan Kartini.

"Semoga perempuan tangguh di Palembang, dapat menginspirasi dan menjadi akar penyebar kebaikan bagi perempuan disekitarnya. Satu kata untuk perjuangan perempuan indonesia yang saya lihat sekarang, tangguh itu kata yang paling cocok untuk pejuang perempuan indonesia zaman now," tandasnya. [rhd]



Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar
Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00

Wabup OKU Jadi Orang Pertama Daftar Bacabup

Wabup OKU Jadi Orang Pertama Daftar Bacabup

Daerah11 September 2019 13:36

Sepele, Pria Ini Duel Maut dengan Paman dan Tewas
Marjito-Yudi-Yoni Pimpin DPRD OKU

Marjito-Yudi-Yoni Pimpin DPRD OKU

Daerah11 September 2019 15:33

Pulang Kampung, Ketua KPK Ziarah ke Makam Orangtuanya
2 Oknum Polisi Bisnis Shabu

2 Oknum Polisi Bisnis Shabu

Kriminal12 September 2019 18:33

Hari Ini Sriwijaya FC Bertekad Wajib Menang...

Hari Ini Sriwijaya FC Bertekad Wajib Menang...

Sriwijaya FC16 September 2019 11:30

Siang Ini DPR Bentuk Pansus Pemindahan Ibukota
Tak Ada Perkebunan Terbakar di Riau..

Tak Ada Perkebunan Terbakar di Riau..

Investigasi16 September 2019 10:52

Masih Kerja, Ketua KPK Lantik Sekjen-Direktur

Masih Kerja, Ketua KPK Lantik Sekjen-Direktur

Politik16 September 2019 10:29

Atlet Lampung Ikuti Kejuaraan Bulutangkis di Rusia