Ribuan Krim Pemutih Kulit Edarnya Ditarik BBPOM, Cek Punya Anda Dirumah..

Kesehatan  JUM'AT, 20 APRIL 2018 , 17:28:00 WIB

Ribuan Krim Pemutih Kulit Edarnya Ditarik BBPOM, Cek Punya Anda Dirumah..

Foto/JPNN

RMOL. Cantik dan putih adalah idaman setiap wanita. Namun periksa kembali apakah masih diperbolehkan peredarannya atau tidak.

Sebab, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya baru saja melakukan sidak. Targetnya adalah kosmetik yang tidak punya izin edar.

Hasilnya, selain tidak berizin edar, petugas menemukan ribuan kosmetik yang mengandung zat berbahaya.

Berdasar penelusuran sebelumnya, mereka langsung menuju ke ITC dan DTC. Untuk sidak di DTC, petugas BBPOM dibantu Polda Jatim menyisir dua gerai. Masing-masing di lantai 1, yakni blok B dan C. Pemiliknya ternyata orang yang sama. Tidak ada nama tokonya.

"Hampir semua kosmetik di sini tidak memiliki izin edar. Beberapa malah sudah dilarang," ujar Kepala BBPOM Surabaya Sapari.

Ada ratusan merek kosmetik yang disita. Jumlahnya mencapai ribuan. Kebanyakan berupa pemutih. Menurut seorang penjaga, produk jenis itu paling laku. Kalau ke toko tersebut, pembeli maunya beli produk yang bisa membuat wajah atau kulitnya menjadi lebih cerah. Mereka tidak terlalu memedulikan kandungannya.

"Salah satu merek bahkan menyebut ada hidrokuinonnya. Padahal, itu kan bahaya, apalagi tidak disebutkan jumlahnya," jelas Sapari.

Pemakaian hidrokuinon harus mengikuti anjuran dokter. Ada takaran untuk penggunaan kulit manusia, yakni maksimal 3 persen. Zat itu tergolong keras. Jika terlalu banyak, kulit bisa memerah dan mengelupas. Kondisi tersebut membuat kulit jadi sensitif. Terutama ketika terpapar sinar matahari.

"Merah-merah, persis seperti udang rebus," ujar Sapari.

Di urutan kedua, barang sitaan terbanyak adalah lipstik. Petugas belum mengetahui detail kandungan pemulas bibir tersebut. Namun, karena tidak ada izin edar, mereka curiga. Bisa saja ada rhodamin B-nya.

"Rhodamin berada di kandungan warna merah, bisa menimbulkan kanker kalau jumlahnya terlalu banyak," papar Sapari.

Sementara itu, sidak di ITC didukung Polrestabes Surabaya. Sapari menyebutkan bahwa produk-produk kecantikan yang tidak berizin tersebut kebanyakan didatangkan dari Batam. Zat itu tergolong keras. Jika terlalu banyak, kulit bisa memerah dan mengelupas. Kondisi tersebut membuat kulit jadi sensitif. Terutama ketika terpapar sinar matahari.

"Merah-merah, persis seperti udang rebus," ujar Sapari.

Di urutan kedua, barang sitaan terbanyak adalah lipstik. Petugas belum mengetahui detail kandungan pemulas bibir tersebut. Namun, karena tidak ada izin edar, mereka curiga. Bisa saja ada rhodamin B-nya.

"Rhodamin berada di kandungan warna merah, bisa menimbulkan kanker kalau jumlahnya terlalu banyak," papar Sapari.

Sementara itu, sidak di ITC didukung Polrestabes Surabaya. Sapari menyebutkan bahwa produk-produk kecantikan yang tidak berizin tersebut kebanyakan didatangkan dari Batam. BBPOM akan melayangkan surat teguran ke pemilik toko. Dia tidak bisa menindak para penjaga karena mereka hanya pekerja.

Petugas sebetulnya sempat mengontak pemilik melalui nomor para karyawannya. Namun, ketika diminta hadir, pemilik toko menolak. "Ini kami beri peringatan. Kalau tidak bisa dibina, ya nanti dibinasakan saja," tegas Sapari seperti diberitakan JPNN, Jumat (20/4).[rik]

Komentar Pembaca
Awas, IMS Jadi Pintu Masuk Penularan HIV/AIDS
Ingat, MP-Asi Diberikan Setelah 6 Bulan

Ingat, MP-Asi Diberikan Setelah 6 Bulan

SELASA, 11 DESEMBER 2018

Sering Lupa Nama Seseorang, Mungkin Ini Sebabnya
Ini Tips Atasi Sulit Tidur

Ini Tips Atasi Sulit Tidur

SENIN, 10 DESEMBER 2018

Kurang Tidur, Jadi Gampang Marah

Kurang Tidur, Jadi Gampang Marah

MINGGU, 09 DESEMBER 2018

Tahun Ini, Kanker Bunuh 9 Juta Jiwa

Tahun Ini, Kanker Bunuh 9 Juta Jiwa

JUM'AT, 07 DESEMBER 2018

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00