Bukan Miras Oplosan, Tapi Polres Pagaralam Ungkap Kasus Narkoba

Kriminal  JUM'AT, 20 APRIL 2018 , 15:30:00 WIB | LAPORAN: DELTA HANDOKO

Bukan Miras Oplosan, Tapi Polres Pagaralam Ungkap Kasus Narkoba

Foto/RMOLSUMSEL

RMOL. Ditengah maraknya isu peredaran minuman keras (miras) oplosan dibeberapa daerah di Indonesia, Satuan Narkoba Polres Kota Pagaralam justru berhasil mengagalkan atau mengungkap kasus narkotika dan obat terlarang (Narkoba) di Wilayah Hukum Kota Pagaralam.

Informasi diterima Kantor Berita Politik RMOL Sumsel, Jumat (20/4), sekira pukul 11.00 WIB tepatnya di Tebat Baru Ilir RT.03 RW.01 Kelurahan Tebat Giri Indah Kecamatan Pagaralam Selatan Kota Pagar alam Sat Narkoba berhasil mengamankan tiga orang laki-laki Yakni Midiansyah Bin Samri,Yulian Bin Munhar dan Pendri Hermanto bin Munhar.

Bersamaan dengan itu juga, petugas juga berhasil menemukan Barang Bukti (BB) berupa satu paket narkotika jenis shabu-shabu dengan berat 0,85 Gram bersama beberapa barang lainya.

Kapolres Kota Pagaralam AKBP Dwi Hartono didampingi Kasat Narkoba AKP Syarifudin membenarkan jika sudah terjadi penangkapan terhadap tiga TSK yang diduga menggunakan narkoba.

"Saat ini, ketiga TSK bersama barang bukti sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dengan nomor laporan LP/ A. 29 /IV/2018/sumsel /res pagaralam, tanggal 20 April Maret 2018 ttg TP narkotika," jelasnya.

Ia mengatakan, ketiga TSK akan dikenai hukuman sesuai dengan Undang-undang narkotika sebagaimana dimaksud dalam UU No.35 tahun 2009.

Sebelumnya Kapolres Pagaralam mengatakan bahwa pihaknya sering mendapat laporan dari masyarakat dan RT/RW setempat bahwa di TKP memang kerap kerap terjadi transaksi narkoba, maka sebagai tindak lanjut laporan tersebut kita langsung melakkuan raziah dan penggerebekan.

"Dan hasilnya kita berhasil mengaman TSK yang juga diduga adalan bandar di Kota Pagaralam," jelasnya beberapa waktu lalu

Ditegaskan Kapolres,kalau raziah atau patroli terhadap peredaran narkoba diwilayah kota Pagaralam tidak akan berhenti sampai disini.

"Karena akan ada waktu naas bagi mereka baik itu pengguna ataupun bandar akan berhasil kita ungkap," pungkasnya.[rik]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00