Masih Mau Nerobos Jalan Ini, Berarti Anda Sama dengan M*nyet

Daerah  JUM'AT, 20 APRIL 2018 , 14:10:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Masih Mau Nerobos Jalan Ini, Berarti Anda Sama dengan M*nyet

Foto/RMOLSUMSEL

RMOL. Sudah dipasang road barrier atau pembatas jalan sebagai tanda verboden dengan maksud supaya pengendara tak melewati jalan depan Markas Satlantas OKU jika melaju dari arah Pasar Baru Baturaja. Tapi nyatanya masih banyak pengendara yang bandel.

Terbaru, Satlantas pun memasang spanduk berukuran cukup besar di pembatas jalan itu, agar pengendara yang masih nekat dapat sadar diri.

Tulisan dan gambarnya cukup unik. Bahkan seolah men-smash langsung pelanggar yang nekat, dengan digambarkan bak seekor monyet yang sedang naik sepeda-sepedaan. Itu terlihat pada gambar di spanduk tersebut.

Adapun tulisan spanduk itu bunyinya begini; "BACA INI SEBELUM MENEROBOS, Dilarang masuk. Smua bisa naik kendaraan tapi belum tentu paham aturan berlalulintas"

Spanduk itu sengaja dipasang untuk menimbulkan budaya malu bagi yang masih nekat menerobos dan sebagai langkah agar para pengendara sadar dan mentaati peraturan lalulintas.

Ini mengingat Sat lantas Polres OKU bersama forum lalulintas setempat sudah memberikan himbauan baik itu melalui media cetak, online, radio maupun medsos. Namun itu tadi, tetap saja masih ada pengendara di OKU yang melanggar.

Bahkan, hingga saat ini sudah lebih 350 tilang yang terjaring melawan arus. Dan 90 persennya itu didominasi kendaraan roda dua.

"Artinya sudah cukup kita melakukan sosialisasi pasca rekayasa lalulintas beberapa bulan yang lalu. Rambu verboden itu dipasang sudah 3 bulan, juga surat pengalihan rekayasa lalin dikeluarkan skep Bupati," kata Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kasat Lantas AKP Candra Kirana Putra SIK, Jumay (20/4).

Terkait pembuatan spanduk tersebut, menurut Kasat sudah disetujui oleh seluruh peserta rapat melalui forum lalu lintas yang diadakan di ruang rapat Pemda.

Cangkir sapaan akrab perwira balok tiga itu mengharapkan agar masyarakat OKU bisa memahami tertib berlalulintas. karena keselamatan bukan hanya yang membawa kendaraan saja, orang lain juga memerlukan keselamatan.

"Saya mohon sekali lagi kepada masyarakat OKU tolong hormati rambu-rambu lalu lintas, karena itulah penganti petungas di lapangan. Semoga himbauan kami lewat spanduk menimbulkan budaya malu untuk selalu taatin rambu dan petunjuk dari petugas lalu lintas yang ada di lapangan," kata Cankir.

Pantauan di lapangan, pemasangan spanduk oleh Sat Lantas Polres OKU terkesan efektif, karena setiap warga yang akan melanggar dan membaca tulisan di spanduk tersebut langsung mengurungkan niatnya untuk menerobos verboden di depan Satlantas Polres OKU.[rik]






Komentar Pembaca
#KataRakyat: Jangan Kampanye Negatif

#KataRakyat: Jangan Kampanye Negatif

RABU, 17 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

SELASA, 16 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

SELASA, 16 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Aksi Solidaritas HMI Palembang

Aksi Solidaritas HMI Palembang

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 21:58:00