Puasa, Serbuan Gepeng di Palembang Meningkat

Sosial  SELASA, 17 APRIL 2018 , 20:09:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Puasa, Serbuan Gepeng di Palembang Meningkat

Sekretaris Dinsos Kota Palembang, Iksan Tosni/ RMOLSumsel

RMOL. Menghadapi bulan puasa dan menjelang lebaran, angka anak jalanan (anjal) dan gelandangan pengemis (gepeng) di Kota Palembang dapat dipastikan meningkat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang mulai menerapkan sistem shift terhadap petugas patroli.

"Jelang Ramadhan dapat dipastikan akan ada serbuan anjal dan gepeng dari luar kota Palembang. Untuk antisipasi, kami sudah mulai mempersiapkan diri," jelas Sekretaris Dinsos Kota Palembang, Iksan Tosni kepada RMOL Sumsel, Selasa (17/4/18).

Lebih lanjut disampaikannya, adapun pembagian shift yang dilakukan dibagi menjadi tiga shift, mulai dari patroli terpadu, hingga patroli motor.

Selain itu, disiapkan call center jika ada informasi dari masyarakat terkait keberadaan anjal dan gepeng di Palembang. Dimana, masyarakat bisa telp atau sms ke nomor 08128319144.

"Penertiban terhadap anjal dan gepeng ini akan dilakukan sampai dengan pukul 11 malam (23.00 WIB)," ungkapnya.

Iksan menerangkan, penertiban anjal dan gepeng jelang ramadhan ini, sudah mulai dilakukan beberapa hari yang lalu. Dimana, tim penjangkauan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satop PP), Dinas Sosial, Aparati Kepolisian dam TNI, terus melakukan penyisiran dibantu patroli kendaraan bermotor.

"Sesuai dengan prosedur, setelah anjal dan gepeng tersebut ditangkap, maka akan dilakukan pembinaan di panti yang terletak di KM5 Palembang, selanjutnya akan dihubungi pihak keluarga dan dipulangkan," terangnya.

Selain mengerahkan patroli mobil dan motor, disiapkan juga satu unit ambulance yang akan membantu tim, dalam menangani gelandangan yang dalam kondisi sakit.

"Kita juga siapkan ambulance, untuk membawa gelandangan yang sakit. Nanti akan kita bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) BARI untuk yang berdomisili di Palembang, dan RSUP Mohamad Hoesin untuk yang domisili diluar Palembang," sampainya.

Sejauh ini Dinsos terua melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi dalam melakukan pembinaan terhadap anjal dan gepeng yang tertangkap.

Karena Dinsos Kota Palembang saat ini memiliki keterbatasan terkait pembinaan yang dilakukan terhadap anjal dan gepeng tersebut.

"Kami hanya bisa menampung sampai dengan tiga hari, selanjutnya kami serahkan ke pihak keluarganya atau Dinsos Provinsi yang memiliki panti bagi anjal dan gepeng di Palembang," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Iksan menghimbau agar masyarakat tidak sembarangan memberikan sedekah kepada siapapun. Apalagi terhadap orang yang meminta-minta dipimggir jalan.

"Ada aturan yang mengatur terkait aktifitas meminta sumbangan ataupun sedekah. Pertama, Perda Nomor 44 Tahun 2002 Tentang Ketentraman dan Ketertiban Nomor 13 Tahun 2007 tentang perubahan atas perda sebelumnya. Jadi tidak sembarangan," tandasnya. [rhd]



Komentar Pembaca
Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

SENIN, 16 JULI 2018 , 15:00:00

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

SENIN, 16 JULI 2018 , 13:00:00

PKS: Prabowo-Anies Hanya Sebatas Wacana

PKS: Prabowo-Anies Hanya Sebatas Wacana

JUM'AT, 13 JULI 2018 , 17:00:00

Pantau Jembatan Endikat

Pantau Jembatan Endikat

SABTU, 19 MEI 2018 , 13:33:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 23:33:00