HUT Ke-10, PT GGB Lahat Jadi Pioner Angkutan Batubara dengan Kereta Api

Ekonomi  SENIN, 16 APRIL 2018 , 22:19:00 WIB | LAPORAN: ANDI SYAHRIAL

HUT Ke-10, PT GGB Lahat Jadi Pioner Angkutan Batubara dengan Kereta Api

HUT Ke-10 PT GGB Lahat/RMOLSumsel-andi s

RMOL. Penjabat Bupati Lahat Marwan Mansyur mengapresiasi PT Golden Great Borneo (GGB). Perusahaan yang bergerak di sektor batubara ini bukan hanya mengeksploitasi sumber daya alam,  tapi juga dapat berbagi dengan masyarakat.

"Alhamdulillah PT GGB sudah bisa berbagi dengan masyarakat. Dan, akan memulai pengangkutan melalui kereta api.  Artinya,  ke depan jalan umum akan lebih nyaman.  Lepas satu persoalan terkait kemacetan.  Kita minta warga membantu langkah yang baik ini apalagi selama ini jadi momok kemacetan dan kenyamanan berkendara," tegas Marwan, saat memperingati 10 tahun keberadaan PT GGB di Kabupaten Lahat, Senin (16/4).

Marwan mengutarakan,  10 tahun bukanlah waktu yang singkat. CSR (Corporate Sosial Responsibility) jangan berhenti.

Kepada warga,  bila ada persoalan, imbauan Marwan, sebaiknya diselesaikan dengan musyawarah. Sebab bukan semata perusahaan yang rugi, masyarakat juga. Apalagi sebagai besar tenaga kerja, merupakan warga sekitar tambang.

Pemegang Saham PT GGB Komjen Polisi (Purn) Ito Sumardi, didampingi Dirut GGB Sucipto, mengatakan bahwa sempat ada perusahaan asing yang hendak membeli GGB. Namun hal itu ditolak mentah-mentah oleh mantan Kapolda Sumsel itu.

"Saya bilang kepada Dirut, kalau tidak ada duit, berhenti dulu operasi. Saya ingin masyarakat bisa menikmati kekayaan alam ini," cerita Ito.

Pada usia ke-10 tahun, GGB melaunching angkutan kereta api.  Hal ini juga dilakukan sebagai antisipasi dilarangnya angkutan batubara melewati jalan umum.  

Agar juga membantu kenyamanan warga dan pengendara dari Lahat hingga Kota Palembang.  GGB juga meminta bantuan terkhusus bagi warga sekitar stasiun Banjar Sari agar bisa dibantu dalam hal proses pengangkutan dari tambang ke stasiun.

Tak hanya itu,  GGB juga menggelar bakti sosial, berupa pembagian sembako, sunatan massal dan memberangkatkan ibadah umroh sebanyak 8 warga Desa Prabu Menang dan Banjarsari, Kecamatan Merapi Timur, sebagai lokasi tambang PT GGB.

"Jalan umum tidak boleh lagi dilewati angkutan truk, makanya mulai hari ini, kita menggunakan jasa kereta api," tambah Sucipto. [ida]

Komentar Pembaca
Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Demokrat Akui Main Dua Kaki

Demokrat Akui Main Dua Kaki

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00