Pilkada Palembang

Panwaslu : Seberang Ulu 1 Jadi Sasaran Empuk Bagi-Bagi Duit

Politik  SENIN, 16 APRIL 2018 , 17:15:00 WIB | LAPORAN: SUHARDI

Panwaslu : Seberang Ulu 1 Jadi Sasaran Empuk Bagi-Bagi Duit

Foto/RMOLSUMSEL

RMOL. Kawasan Seberang Ulu (SU) 1 dinilai paling rawan akan sasaran praktik politik uang pada pilkada serentak 2018 di Palembang.

Hal ini dikemukakan, Anggota Panwaslu Palembang Divisi Pengawasan dan Pencegahan, Dadang Aprianto pada acara sosialisasi tolak politik uang di kawasan 3-4 Ulu, Palembang, Senin (16/4).

Dadang mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menolak politik uang. Karena praktik politik uang merupakan pelanggaran hukum dengan ancaman pidana.

Dikatakanya, boleh saja warga menerima bantuan dari calon kepala daerah dengan catatan bantuan yang diterima tidak lebih dari Rp 25 ribu jika dikonversikan.

"Misalnya dapat bantuan sembako, tanyo dulu berapo jumlahnyo. Hitung misalkan gulo sekilo Rp 15 ribu, gandum sekilo Rp 10 ribu, sudah itu bae. Dak boleh lebih," katanya.

Sanksi kepada penerima dan pemberi sembako ataupun politik uang menurutnya bisa berupa sanksi moral dan sanksi pidana.

"Jadi jangan gara-gara terimo duit Rp 10 ribu, tebuang (dipindana) penjara," jelasnya.

Lebih lanjut Dadang mengungkapkan, jika kawasan Seberang Ulu 1 yang padat jumlah penduduknya paling rentang menjadi sasaran politik uang.

"Seberang Ulu ini jadi sasaran empuk bagikan duit. Bukan lagi serangan fajar, siang hari jugo. Laporkan kepada kami, ke Panwascam terdekat ataupun ke Panwaslu Palembang," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Palembang, M Taufik mengajak masyarakat untuk menolak politik uang. Pasalnya politik uang bisa menyengsarakan masyarakat. Karena Saat pemimpin terpilih yang telah banyak keluar 'modal' untuk mencalonkan tentunya akan mengembalikan modal sehingga yang menjadi sengsara tak lain adalah masyarakat.

"Yang menerima dan memberi juga akan terancam pidana," katanya.

Taufik mengatakan, sebenarnya semua tempat rawan terjadinya politk uang. Namun dari indeks kerawanan yang ditetapkan Panwaslu, ada wilayah yang masuk rawan politik uang salah satunya kawasan Seberang Ulu.

"Makanya kita gencar lakukan sosialiasi menolak politik uang dan mengajak masyarakat turut mengawasi pilkada. Sehingga masyarakat menjadi pemilih cerdas dan melahirkan pilkada yang bersih, jujur adil dan demokratis," katanya.[rik] 

Komentar Pembaca
Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 21:00:00

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00