Maaf Sukmawati Diapresiasi, Melanjutkan Perkara Hukum Juga Harus Dihargai

Politik  KAMIS, 05 APRIL 2018 , 23:48:00 WIB

Maaf Sukmawati Diapresiasi, Melanjutkan Perkara Hukum Juga Harus Dihargai

Sukmawati/NET

RMOL. Masyarakat harus lapang dada menerima permintaan maaf yang diucapkan Sukmawati Soekarnoputri tentang puisi Ibu Indonesiaā€¯ yang telah menyudutkan Islam.

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengatakan bahwa tidak banyak orang yang berani menyatakan maaf secara terbuka seperti Sukmawati. Apalagi, dalam permintaan maaf itu Sukma juga mengklarifikasi apa yang menjadi maksud dari puisinya.

"Memang itu sudah bagus ada langkah meminta maaf, ada langkah mengklarifikasi," ujar Fadli di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/4), seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL

Namun demikian, Fadli juga menilai bahwa setiap warga negara juga berhak menyatakan sikap atas perbuatan yang telah dilakukan putri Bung Karno itu. Dalam hal ini, Fadli menghargai pihak-pihak yang telah mengajukan laporan ke polisi.

Menurutnya, jalur hukum semata untuk memberikan efek jera, supaya kata maaf tidak gampang diobral saat suatu kesalahan viral di masyarakat.

"Melanjutkan perkara hukum supaya kejadian ini tidak terulang dan orang dengan seenaknya jangan sampai melakukan tindak pidana kemudian minta maaf lalu selesai, saya kira kita hargai itu juga," demikian Fadli. [sri]



Komentar Pembaca
720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Bunga Bangkai Mekar di Kanada

Bunga Bangkai Mekar di Kanada

SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00