Cabup SB Dilaporkan Kader Golkar Muara Enim

Laporan : Edwinsyah Satria

Politik  KAMIS, 15 MARET 2018 , 18:21:00 WIB

Cabup SB Dilaporkan Kader Golkar Muara Enim

RMOLSumsel

RMOL. Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Muara Enim, Adriansyah akhirnya melaporkan balik  Calon Bupati (Cabup), H Syamsul Bahri (SB) ke SPKT Polres Muara Enim, Kamis (15/3) sekitar pukul 10.30 WIB. Kader Partai Golkar ini melaporkan Cabup nomor 1 itu  dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Surat Laporan bernomor STTLP/88/III/2018/Sumsel/Polres Muara Enim diterima Kanit II SPKT Polres Muara Enim, Ipda Azwar. Adapun materi laporan yang disampaikan Adriansyah SE yakni bahwa pada hari Selasa 13 Maret 2018, bahwa pelapor (Adrinsyah SE-red) dilaporkan Cabup SB , kemudian diliput media tentang tindak pidana UU ITE pasal 310 KUHP. Atas kejadian tersebut pelapor tidak  senang dan nama baiknya tercemar dan melaporkan kejadian itu ke Polres Muara Enim.

Usai menyampaikan laporan, Adriansyah mengatakan latar belakang dia mengadukan balik Cabup SB, karena SB telah melaporkan dia ke Polres Muara Enim dengan tuduhan melakukan tindak pidana UU ITE dengan tuduhan pencemaran nama baik. Kemudian SB juga telah mempublikasikan laporannya ke media.

Perlu diketahui, lanjutnya,  laporan yang dilakukan SB terkait dari adanya postingan Ketua Panwaslu Muara Enim di media social facebook yang dengan kalimat Ayo siapa berani melaporkan,”, terkait kasus video bagi bagi uang Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan didampingi Cabup H Samsul Bahri kepada ibu ibu pedagang sayur yang tengah berada di dalam mobil angkutan pedesaan, saat melakukan blusukan ke pasar pagi Muara Enim.

Lanjutnya, dia mengomentari postingan tersebut. Komentarnya terhadap postingan tersebut, ternyata dianggap Cabup SB telah mencemarkan nama baiknya dan  melaporkannya ke Polres Muara Enim.

Akibat laporan itu, saya sebagai masyarakat telah dirugikan. Karena laporan SB tidak saja mencemarkan nama baiknya, tetapi telah mengganggu ketenangan keluarganya,” jelasnya.

Adriansyah juga mempermasalahkan laporan Cabup SB ke Polres Muara Enim yang masih berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tentu muncul pertanyaan besar bagi kita, kalau dia ternyata masih seorang PNS aktif, kenapa bisa lolos sebagai Calon Bupati Muara Enim. Karena sesuai dengan ketentuan UU Pilkada, bagi PNS yang mencalonkan diri wajib mengundurkan diri,” tegasnya.

Menurutnya, SB melaporkannya  ke polisi merupakan bentuk kepanikan SB terhadap dugaan politik uang yang terjadi pada tanggal 6 Maret lalu. Untuk menutupi ketakutan tersebut, maka SB melaporkannya ke Polres Muara Enim. [rhd]



Komentar Pembaca
Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 23:33:00

Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00