Tunggu Hasil Pemutakhiran, KPU Akan Tetapkan DPS

Politik  RABU, 14 MARET 2018 , 16:32:00 WIB | LAPORAN: DELTA HANDOKO

Tunggu Hasil Pemutakhiran, KPU Akan Tetapkan DPS

NET

RMOL.Komisi Pemilihan Umum Rencananya akan menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Kota Pagaralam pada tanggal 16 Maret mendatang dan langsung akan disebar ke 428 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kota Pagaralam.

Informasi RMOLSumsel, penetapan DPS akan dilakukan setelah hasil pemutakhiran data hasil pencocokan dan penelitian (coklit) selesai.

"Setelah nanti ditetapkan, DPS baru akan kita umumkan ke publik melalui seluruh TPS yang ada di Kota Pagaralam, agar masyarakat tahu sudah masuk dalam DPS atau belum," ungkap Devisi Program dan Data KPU Kota Pagaralam Rahmat Qori Setiawan, Rabu (14/3).

Qori menegaskan, masih ada warga yang belum masuk ke dalam DPS,  nantinya dapat melapor ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) dengan membawa dokumen yang diperlukan,minimal surat keterangan dari dinas terkait bahawa yang bersangkutan adalah benar warga Pagaralam.

"Saat ini masih dalam proses rekapitulasi hasil pemutakhiran, dan tanggal 16 Maret ini DPS akan segera kita tetapkan," ucapnya.

Pasalnya, kata Qori, rekapitulasi pemutakhiran data hasil Coklit sendiri dilakukan secara berjenjang, yaitu mulai dari tingkat PPS, kemudian diserahkan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk direkap kembali, baru kemudian diserahkan ke KPU.

"Berdasarkan jadwal, rekap hasil pemutakhiran data di PPK dimulai pada 8 sampai 9 Maret 2018. Selesai dari PPK, hasil rekap kemudian disetor ke KPU untuk direkap kembali, lalu ditetapkan menjadi DPS," terangnya.

Menurutnya, meski masih menunggu hasil rekapitulasi, namun jumlah mata pilih yang masuk dala DPS tidak akan jauh berbeda dari laporan Coklit yang telah masuk ke KPU.

"Berdasarkan laporan yang masuk ke KPU, jumlah mata pilih yang sudah termutakhirkan mencapai 107.466 jiwa, dan data ini masih berpeluang untuk mengalami perubahan," pungkasnya.[sri]

Komentar Pembaca
Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00