Poros Baru Pilpres Bisa Dibentuk, Namun Sulit Kalahkan Jokowi

Politik  RABU, 14 MARET 2018 , 14:15:00 WIB

Poros Baru Pilpres Bisa Dibentuk,  Namun Sulit Kalahkan Jokowi

net

RMOL. Wacana pembentukan poros baru dengan menggabungkan kekuatan Demokrat, PKB, dan PAN tetap akan sulit mengalahkan dominasi Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019.

Sebab, capres yang diusung PDIP, Golkar, Nasdem, Hanura, dan PPP itu memiliki elektabilitas yang tinggi dan cenderung naik.
 
Sulit kalau untuk mengalahkan Jokowi," ujar pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi, seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu, (14/3).

Meski demikian, Ari menilai bahwa poros baru ini tetap akan diperhitungkan. Ia bahkan menilai poros ini berpotensi mengungguli perolehan suara poros Prabowo Subianto.

Bisa jadi poros baru akan mengungguli Prabowo karena faktor kejenuhan dari pemilih," tukasnya.

Sebanyak 5 partai di parlemen telah mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi di Pilpres 2019. Bahkan dukungan untuk Jokowi juga diberikan dari 3 partai non parlemen, yakni PSI, Perindo, dan PKPI.

Sementara itu, Gerindra tinggal menunggu waktu untuk mendeklarasikan Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai capres. Dalam mengusung Prabowo, Gerindra telah melirik mitra koalisinya di Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, PKS.

Di antara partai di parlemen, hanya Demokrat, PKB dan PAN yang belum menentukan pilihan. Demokrat sejauh ini digadang-gadang tengah menyiapkan Ketua Komando Tugas Bersama (Korgasma) Pemenangan Pemilu Nasional Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon yang akan diusung di pilpres.

Sementara PKB telah jauh hari mendeklarasikan Ketua Umum Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden (cawapres) di 2019, meski belum menentukan kepada siapa Cak Imin akan disandingkan.

Sedangkan PAN, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Bandung tahun lalu sudah menyatakan dukungan kepada Ketua Umum Zulkifli Hasan untuk maju di pilpres.

Demokrat, PAN, dan PKB bisa saja bersatu di pilpres mengusung calon di luar Jokowi dan Prabowo. Penggabungan ketiga partai ini cukup untuk mencalonkan pasangan calon di pilpres. [sri]
 

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00