5 Ton Bawang Putih Ilegal Asal China Disita

Harian Rakyat Merdeka

Ekonomi  RABU, 14 MARET 2018 , 09:57:00 WIB

5 Ton Bawang Putih Ilegal Asal China Disita

cnn/ net

RMOL. Praktik curang ekspor-impor terjadi lagi. Kementerian Per­dagangan (Kemendag) berhasil menyita 5 ton bawang putih asal China yang disinyalir kuat ilegal. Pelakunya bakal dipidanakan.

Bawang putih tersebut sudah diamankan sejak 2 Maret. Kasus tersebut terbongkar berawal dari petugas Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tata Niaga (Ditjen PTKN) Ke­mendag yang mencurigai adanya kejanggalan terkait administrasi perizinan untuk memasukkan barang ke Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Saat itu, petugas langsung inisiatif menahan komoditas tersebut.

Direktur Tertib Tata Niaga Kemendag Veri Anggriono men­gungkapkan, dari hasil pendala­man sementara, importir diduga melanggar perizinan. Izin impor bawang putih untuk bibit namun pada praktiknya dijual ke pasar. Hal itu diperkuat dari label dari karung bawang putih.

"Lima ton yang kami sita merupakan bagian dari 8 kontainer yang masuk ke dalam negeri. Bawang itu tidak hanya tersebar di Jakarta, tetapi juga Sumatera Utara, Malang, dan beberapa daerah lainnya," ungkap Veri usai meninjau barang sitaan di Kom­plek Pergudangan Distribution Center, Jakarta Utara.

Veri menyebutkan, dari penelusuran, importir memiliki izin impor bibit bawang putih dari Kementerian Pertanian sebanyak 300 ton. Namun ditegaskannya, pihaknya tidak mengurusi izin impor untuk bibit, karena hanya mengatur impor untuk konsumsi.

Saat ditanya mengenai kewa­jiban importir menanam bawang, Veri menilai tidak masuk akal. Karena jumlahnya cukup be­sar, melebihi kebutuhan yang diperlukan untuk menanam lahan. Menurutnya, bawang putih yang diperuntukkan bagi bibit tidak boleh untuk konsumsi masyarakat.

Veri menegaskan, pihaknya akan bersikap tegas terhadap importir yang menyalahgunakan aturan. Apalagi, kini pemerintah sudah memberikan kemuda­han kepada pelaku usaha dalam melakukan importasi.

"Tidak ada kompromi. Kon­sekuensinya akan dikenakan sanksi. Kalau perlu blokir nama pelaku usahanya, atau dikenakan sanksi pidana," tegasnya.

Wakil Ketua Satuan Tugas (Wakasatgas) Pangan Polri Brigadir Jenderal Polisi Agung Setya berharap, kasus masuknya bawang putih ilegal diselesaikan sampai tuntas.

"Kita harapkan itu ditangani secara tuntas untuk bisa dibawa ke pengadilan," kata Brigjen Polisi Agung Setya.

Agung menilai, kasus bawang putih tersebut sebagai pelang­garan berat karena mengganggu banyak pihak.

Dia menegaskan, Satgas Pangan Polri siap bersinergi dengan seluruh lembaga dan kementerian untuk menangani persoalan pangan.

Sebelumnya, Menteri Perda­gangan Enggartiasto Lukita me­negaskan komitmennya untuk memproses hukum pelanggaran hukum terkait kegiatan ekspor-impor. Menurutnya, melakukan pelanggaran impor sama dengan tindakan penyeludupan. [***]

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00