Debat Publik Pilgub Sumsel Telan Sekitar Rp 600 Juta

Politik  SELASA, 13 MARET 2018 , 16:30:00 WIB | LAPORAN: SUHARDI

Debat Publik Pilgub Sumsel Telan Sekitar Rp 600 Juta

Komisioner KPU Sumsel/RMOLSUMSEL

RMOL. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) akan menggelar debat publik pemilihan gubernur-wakil gubernur Sumsel di ballroom Hotel Novotel Palembang pada Rabu (14/3).

Debat publik yang berlangsung pukul 19.00 hingga 21.00 WIB akan disiarkan secara langsung oleh stasiun TVRI dipandu moderator Herdina Suherdi.

Komisioner KPU Sumsel, A Naafi mengatakan dalam debat publik pihaknya melibatkan pihak terkait, diantaranya aparat keamanan, panelis dari kalangan akademisi dari berbagai perguruan tinggi yang ahli di bidang ekonomi, hukum, politik dan sebagainya. Selain itu juga debat publik akan dihadiri tokoh - tokoh yang mewakili masyarakat Sumsel serta media massa.  

"Kita sudah susun keputusan dan mekanisme debat publik sesuai PKPU 4 tahun 2017 terkait debat publik," kata Naafi di kantor KPU Sumsel, Selasa (13/3).

Pada debat pertama ini, KPU Sumsel akan mengangkat tema reformasi birokrasi, penuntasan persoalan politik,  ekonomi dan infrastruktur, sementara debat publik kedua akan digelar pada 22 Juni 2018.

Lanjut dikatakannya, jumlah tim pendukung masing-masing pasangan calon yang diperkenankan masuk dalam gedung acara akan dibatasi maksimal 50 orang.

"Kami juga masih menunggu siapa nama-nama dari tim pendukung yang akan masuk dalam gedung,"ujarnya.

Dia mengatakan Polda Sumsel yang terlibat dalam hal keamanan akan melakukan pengawasan ketat dengan memeriksa setiap undangan yang masuk dalam gedung.

"Semua harus dipatuhi, apabila ada tata tertib yang dilanggar akan disanksi oleh KPU Sumsel. Bagi paslon yang melanggar atau tim kampanye akan dikeluarkan oleh KPU atau pihak pelaksana dari ruang acara debat. Aparat keamanan akan responsif tegas apabila ada yang ganggu. Harus dipatuhi semua juga kerjasama dengan media massa," ujar Naafi.

Sementara itu Ketua KPU Sumsel Asphani mengatakan, pihaknya mengingatkan kepada ke empat pasangan calon gubernur-wakil gubernur Sumsel untuk hadir pada debat publik tersebut. Meski begitu, pihaknya juga tak memberikan sanksi bagi pasangan calon yang tidak hadir. "Kita hanya mengingatkan untuk hadir," katanya.

Lebih lanjut mengenai anggaran debat publik yang berlangsung di Hotel Berbintang tersebut, kata Aspahani menelan anggaran sekitar Rp 600 juta. Anggaran tersebut kata dia, paling besar terpakai untuk biaya stasiun TVRI.

"Anggarannya dak sampai Rp 600 juta. Anggaran besar lebih ke TVRI, kalau sewa gedung, makannya itukan sama saja," ujar Aspahani tanpa menyebut angka pasti anggaran debat publik tersebut.[sri]

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00