Soal Utang Proyek, DPRD Prabumulih Tolak Rencana Walikota

Daerah  SENIN, 12 MARET 2018 , 22:59:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

RMOL. Pernyataan Pejabat Sementara (PJs) Walikota Prabumulih H Richard Chahyadi untuk menunda pembayaran utang proyek tahun 2017 menimbulkan polemik. Sejumlah pemborong proyek menjadi sangat cemas akibat stetement tersebut.

Atas polemik tersebut sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih angkat bicara. Mereka menentang rencana Walikota. Salah satunya adalah Idham Tergun.

Idham, anggota DPRD Komisi III,  mengatakan bahwa Pemerintah Kota Prabumulih harus merevisi APBD apabila ingin menunda pembayaran utang proyek. Karena dana tersebut sudah dianggarkan dan tak bisa diubah begitu saja.

"Kan sudah dianggarankan sebagai beban pembayaran pembangunan fisik,  kalau dialihkan ke TKD lain,  mata anggaran harus direvisi dan dibahas lagi dengan melibatkan  DPRD juga," ungkapnya Senin (12/3).

Namun, kata Idham, Pemerintah Kota Prabumulih harus selektif dan mendahulukan hal yang prioritas. Salah satu prioritas itu adalah pembayaran utang pembangunan proyek tahun 2017.

"Utang kan skala prioritas. Jangan membebani mereka dengan bunga bank. Merekakan sudah membangun kota ini," terangnya.

Menurut Lui, begitu ia disapa, tak semua pemborong memiliki dana yang cukup untuk membiaya proyek yang dikerjakan sehingga mereka harus berhutang di bank.

"Jadi wajar saja jika pemborong protes," tambahnya. [ida]

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00